AS melancarkan gelombang serangan terbaru terhadap sejumlah target di Iran. Teheran membalas dengan menggempur 18 target militer utama AS di Timur Tengah.
Garda Revolusi Iran menyerang fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan. Ketegangan meningkat di Timur Tengah, ancaman balasan diungkapkan.
Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa pangkalan militer Inggris yang digunakan oleh AS untuk menyerang target-target Iran akan menjadi "target yang sah".