Saat bencana, dokumen penting seperti ijazah kerap rusak atau hilang. Ijazah yang rusak atau hilang dapat diganti melalui mekanisme resmi dari pemerintah.
JPPI mengatakan anak-anak terdampak bencana butuh kurikulum darurat untuk melanjutkan pembelajaran. Menurutnya, banyak anak-anak yang mengalami trauma dan stres