Israel mengabaikan permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghentikan pengeboman di Gaza, Palestina, saat perundingan damai dilakukan.
Trump mengatakan akan berangkat dari AS pada Sabtu (11/10). Dia mengaku negosiasi para mediator yang tengah berlangsung di Mesir saat ini telah berjalan baik.
Seorang pensiunan jenderal Israel menyebut negaranya tidak bisa mengalahkan Palestina. Ia juga menyebut militer Israel dikerahkan tanpa rencana strategis jelas.
Pensiunan Jenderal Israel Yizthak Brick menyatakan bahwa Israel gagal mengalahkan Palestina dalam perang di Gaza, menyoroti kegagalan militer dan propaganda.
Kehadiran tangan kanan Trump untuk urusan Timur Tengah ini menandakan para negosiator bertujuan untuk mendalami isu-isu tersulit dalam mengakhiri perang di Gaza
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa pada Rabu (8/10). Hamas mengecamnya sebagai provokasi yang disengaja.
Hari ketiga pembicaraan damai Gaza digelar di Mesir dengan negosiasi berbasis "rencana 20 poin". Rencana AS disebut membuka peluang nyata untuk akhiri perang.