Isu teluh atau santet di Sukabumi memicu kekerasan. Kasus penembakan, fitnah, dan penganiayaan terjadi akibat tuduhan tanpa bukti. Fenomena ini terus berulang.
Ketua RW dianiaya oleh warganya karena penolakan pembongkaran tembok untuk normalisasi saluran air. Korban mengalami luka serius dan melapor ke polisi.