Pria di Dogiyai, Papua Tengah, tewas ditembak polisi dengan alasan mabuk dan pemalakan. Namun Pj Bupati Dogiyai Petrus Agapa membantah tudingan Yulianus itu.
Polisi mengaku kesulitan mengusut kasus penembakan maut di yang menewaskan satu warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah karena adanya sejumlah hambatan.
Penembakan maut yang berujung kericuhan di Dogiyai, Papua Tengah, menyebabkan sejumlah warga merasa terancam. Sekitar 150 warga bahkan mengungsi ke Nabire.
Dugaan pemalakan uang ganti rugi (UGR) Jumirah (63) oleh Kadus Kandangan Semarang Hartomo semakin pelik. Berikut duduk perkara UGR 'dipalak' Rp 1 miliar.