Ramai temuan beras oplosan yang beredar dan dijual ke masyarakat. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar angkat bicara terkait hal ini.
Masyarakat resah dengan temuan beras oplosan dengan label premium. BPOM memastikan belum ada laporan keracunan, namun tetap waspada terhadap risiko kesehatan.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Moch Arief Cahyono mengatakan kesimpulan tersebut didapat dari hasil pengujian sampel beras di lima laboratorium.