Hal itu dilakukan untuk meningkatkan literasi keungan syariah bagi pengusaha mikro perempuan di tingkat komunitas akar rumput yang menjadi fokus pemberdayaan.
Universitas Hasanuddin mencatat prestasi internasional dengan tujuh ilmuwannya masuk dalam daftar World's Top 2% Scientist 2025, menegaskan reputasi risetnya.