Filipina menuduh para nelayan China menuangkan sianida ke perairan di sekitar Kepulauan Spratly, titik rawan konflik di Laut China Selatan yang disengketakan.
Garda Revolusi Islam Iran menetapkan semua pusat logistik dan layanan yang mendukung kapal induk AS, USS Gerald R Ford, di Laut Merah sebagai target yang sah.