Kapal pencari ikan berisi 29 nelayan tenggelam usai dihantam ombak besar di Banyuwangi. Satu orang nelayan dilaporkan tewas dan dua lainnya masih hilang.
KKP menyampaikan kapal nelayan tanpa Vessel Monitoring System (VMS) atau perangkat monitoring sistem berbasis sinyal dapat beroperasi hingga Desember 2025.