Per Maret 2025, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 23,85 juta orang. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan September 2024.
CELIOS meminta investigasi kepada UNSD terkait data pertumbuhan kuartal II 2025 dari BPS, yang diduga tidak mencerminkan kondisi riil perekonomian Indonesia.
BPS sempat menunda penyampaian data kemiskinan pada 15 Juli lalu. Kepala BPS Amalia Adininggar menyebut rilis data kemiskinan dilakukan pada Jumat, 25 Juli.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di kuartal I-2026, didorong konsumsi rumah tangga dan investasi pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis berkontribusi positif.
BPS menunda pengumuman angka kemiskinan untuk memastikan kualitas data. Penundaan ini terkait perbedaan data dengan Bank Dunia dan komitmen akurasi statistik.