Kementerian Lingkungan Hidup menyegel dan memasang plang pengawasan sementara di area operasional kebun dan pabrik sawit PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS)
DPRD Trenggalek setujui utang Rp70 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan pariwisata. Dana ini diharapkan meningkatkan PAD dan akses perekonomian warga.
Pindad dikabarkan menyiapkan lahan pabrik untuk produksi mobil nasional. Pabrik tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 500 ribu unit per tahun.
Bank Indonesia melaporkan kredit nganggur mencapai Rp 2.509,4 triliun per November 2025, dipicu pengusaha yang menunda penarikan kredit akibat kondisi ekonomi.