Tidak ada yang tahu nasib seseorang ke depannya. Seperti yang dialami bos tahu Sumedang bernama Osid Rosyid. Osid dulunya merupakan tukang kredit perabot.
Jumiarsih (45), warga Dusun Bojongmalang, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, berhasil menyulap tumbuhan pakis jadi camilan yang lezat.
Marsiyah hanyalah perempuan tamatan SD. Namun dia ingin anaknya lebih sukses darinya. Marsiyah pun menguliahkan anaknya hingga lulus menjadi sarjana hukum.
Kegiatan bertema 'Optimism for Indonesia Economy 2024' ini membahas optimisme ekonomi RI di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi dunia beberapa tahun terakhir.
Selain menjual sepeda impor dan menyediakan jasa reparasi, ia menjadi hub berbagai komunitas. Sebuah contoh nyata dari 'banyak berteman banyak rezeki'.