Kepala Komando Perang Khusus Korsel, Letnan Jenderal Kwak Jong Geun, menolak perintah untuk menyeret keluar para anggota parlemen saat darurat militer.
V BTS dituduh mendapat perlakuan khusus selama wajib militer setelah pakai HP di luar jam yang diperbolehkan. Pihak militer membantah tuduhan tersebut.