Pemerintah Kuwait mencabut status kewarganegaraan 24 orang, termasuk seorang ulama terkemuka Tariq al-Suwaidan. Alasan pencabutan tidak diketahui secara jelas.
Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, menegaskan soal hak penuh Kuwait untuk membela diri setelah serangan Iran ke negaranya telah menewaskan 12 orang.
Tiga jet tempur F-15 milik Amerika Serikat jatuh di atas wilayah Kuwait. Klaim Kuwait menembak jet AS secara tidak sengaja itu membuat Iran bereaksi keras.