Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 sekolah rakyat di Indonesia, sebagai terobosan pendidikan untuk anak-anak kurang mampu. Dampaknya dirasakan masyarakat.
Menjelang Hari Kemerdekaan, masyarakat Indonesia merayakan dengan lomba 17 Agustus. Perlombaan ini melambangkan semangat kebangsaan dan nilai perjuangan.
Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi, menampung 15 ribu siswa. Pemerintah sebut Sekolah Rakyat adalah upaya memotong rantai kemiskinan.
Kemeriahan lomba Pesta Rakyat di Taman Mini Indah Indonesia (TMII) dirasakan warga sekitar. Seorang bocah sampai menyabet juara 1 dalam dua lomba berbeda.
Demo besar-besaran di Iran dipicu oleh anjloknya nilai rial dan krisis ekonomi. Inflasi pangan melonjak, memicu kemarahan warga dan tuntutan perubahan politik.
Disbud Badung sosialisasikan kriteria Lomba Ogoh-Ogoh 2026, fokus pada bahan ramah lingkungan dan keterlibatan seniman lokal untuk meningkatkan kreativitas.
Presiden Prabowo Subianto terkesima dengan siswa sekolah rakyat yang lancar berpidato dalam bahasa asing. Ia rencanakan kirim siswa berprestasi ke luar negeri.
Ketum PPP Mardiono, menegaskan Muswil DPW Sulawesi Tenggara sebagai forum strategis untuk ide politik demi kesejahteraan rakyat dan dukungan program pemerintah.