AstraZeneca mulai menarik vaksin COVID-19 buatan mereka di seluruh dunia. Raksasa farmasi asal Inggris-Swedia itu menyebut penarikan itu karena surplus vaksin.
Kemenkes RI melaporkan kenaikan kasus positif COVID-19 menjadi 3%. Varian dominan adalah XFG dan LF.7, dengan gejala mirip flu biasa. Waspada tetap diperlukan.
Kemenkes RI melaporkan kenaikan kasus positif COVID-19 menjadi 3%. Warga Mataram diminta waspada terhadap varian baru dan tetap terapkan protokol kesehatan.