Wakil Presiden Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk mencetak santri ahli AI, blockchain, dan robotika, serta mendukung pembentukan Ditjen Pesantren.
Pada akhir Perang Dunia II, agen intelijen Uni Soviet menghadiahkan ukiran kayu kepada DubeS AS. Selama 7 tahun, dia tak menyadari bahwa itu memuat alat sadap.