Pemerintah Inggris menanggapi dengan geram komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa tentara NATO tidak bertempur di garis depan di Afghanistan.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang mengguncang sebuah restoran China di Kabul, ibu kota Afghanistan, hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang.