Pihak pasien mengklaim dokter sudah mengakui lalai soal kawat guidewire yang tertinggal di jantung. Namun pihak RS AWS Samarinda masih belum buka suara.
Keluarga Ediyanto Wong, pasien cuci darah, mengungkap kondisi ayahnya yang masih fluktuatif. Mereka mendesak tanggung jawab dari dokter dan rumah sakit.
Keluarga pasien cuci darah di Samarinda mengungkap dugaan kelalaian medis di RSUD AWS, setelah kawat tertinggal di jantung. RS diminta bertanggung jawab.
Kemenkes memprediksi lonjakan penyakit jantung dan kanker pada 2045 akibat meningkatnya jumlah lansia. Teknologi kesehatan akan ditingkatkan untuk menghadapinya