Hari Raya Lebaran 2026 diprediksi dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5,4%. Namun, inflasi dan dampak bencana menghambat konsumsi rumah tangga.
Momentum Lebaran 2026 diprediksi dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I. Namun, perlambatan diperkirakan terjadi di kuartal II akibat konflik global.
Pemerintah akan efisiensi anggaran APBN 2026 untuk menjaga defisit di bawah 3%. Program MBG dan Kopdes berpotensi terpengaruh akibat lonjakan harga BBM.
Efisiensi anggaran akan dilakukan agar defisit APBN 2026 di bawah 3% dengan mempertahankan program prioritas seperti MBG dan KDKMP. Begini tanggapan ekonom.
Pemerintah merencanakan efisiensi anggaran untuk mengatasi lonjakan harga BBM akibat konflik di Timur Tengah, tanpa memangkas program prioritas seperti MBG.
Pemerintah mengkaji opsi efisiensi anggaran untuk menekan defisit di bawah 3% amid lonjakan harga minyak. Pemangkasan gaji pejabat dinilai tak signifikan.
Pemerintah kaji WFH satu hari seminggu untuk hemat BBM amid lonjakan harga energi. Namun ada bumerang yang mesti diwaspadai jika wacana ini mau diperluas.