Air purifier atau penjernih udara kerap ditemukan di rumah yang wilayahnya memiliki kualitas udara yang buruk. Terkadang, orang-orang asal membelinya tanpa tahu air purifier yang dibutuhkan seperti apa.
Cara kerja air purifier ini menghisap udara kotor dengan kipas. Lalu disaring melalui sistem filter yang berlapis. Kemudian, udara bersih akan kembali ke luar.
Nah, sebelum membelinya, ada beberapa hal yang perlu dicek terlebih dahulu. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.
3 Hal yang Harus Dicek
Perhatikan Luas Ruangan
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memperhatikan luar ruangan. Ini dilakukan agar kinerja air purifier bisa maksimal.
"Cara termudah untuk menentukan apakah ukuran alat pemurni udara sudah tepat adalah dengan membagi volume ruangan (dalam kaki kubik) dengan nilai CADR alat pemurni udara tersebut," jelas Jon Bennert, CEO Air Oasis, dikutip dari Homes & Gardens.
CADR merupakan standar yang digunakan untuk mendeskripsikan seberapa cepat air purifier bisa membersihkan udara dalam satu ruangan. Dilansir dari vic.gov.au, berikut ini contoh ukuran ruangan dan nilai CADR-nya.
| Luas Ruangan (meter persegi/m2) | CADR minimal (m3/jam) |
| 4 | 48 |
| 9 | 108 |
| 16 | 192 |
| 20 | 243 |
| 25 | 300 |
| 30 | 363 |
| 36 | 432 |
| 49 | 588 |
Biasanya, cakupan area air purifier sudah dituliskan dalam deskripsi produk. Jadi penghuni rumah bisa melihatnya terlebih dahulu sebelum membelinya.
Perhatikan Filternya
Filter memiliki tingkat kualitas (grade) yang berbeda berdasarkan efisiensinya, semakin tinggi angkanya, semakin efisien pula filter tersebut. Biasanya informasi ini sudah ada di kemasan produk, jadi konsumen bisa melihatnya terlebih dahulu.
Air purifier yang sudah dilengkapi filter berstandar HEPA (High Efficiency Particulate Air) bisa menjadi pilihan utama untuk menyaring debu dan asap yang terbawa di udara.
Filter dengan tingkat kualitas H13 atau lebih tinggi mampu menyaring ≥99,9% partikel yang berukuran lebih besar dari 0,3 mikron. Partikel yang lebih besar dari 0,3 mikron mencakup serbuk sari, debu, spora jamur, asap, dan bakteri. Filter jenis ini dinilai efektif dalam mengurangi risiko penyebaran infeksi melalui udara.
Tapi jangan lupa untuk membersihkan filter agar air purifier bisa bekerja secara maksimal.
Cek Tingkat Kebisingan
Terkadang, air purifier mengeluarkan suara ketika sedang bekerja. Agar tidak mengganggu, konsumen bisa melihat tingkat kebisingan yang dikeluarkan dari air purifier.
Setiap alat air purifier beroperasi dengan tingkat kebisingan yang berbeda, tergantung pada pengaturan kipasnya. Tingkat kebisingan untuk masing-masing produk dapat dilihat pada kemasannya atau di situs web spesifikasi produk tersebut.
WHO menyarankan untuk tingkat kebisingan di kamar tidur pada saat tidur di malam hari adalah kurang dari 30 desibel berbobot A (dB(A)) atau kebisingan rata-rata tahunan di bawah 40 dB.
Lokasi Penempatan Air Purifier
Sistem penyaring yang sudah praktis ini juga bisa diletakkan di mana saja. Menurut seorang insinyur kimia dan lingkungan dengan pengalaman lebih dari 13 tahun dalam mengembangkan dan menciptakan filter udara, Jamie Mitri, tidak ada aturan khusus untuk lokasi peletakkannya.
"Sebaiknya letakkan di tengah area atau ruangan tempat Anda menggunakannya. Pembersih udara dirancang untuk menarik udara dari sekitarnya untuk dimurnikan, jadi Anda dapat meletakkannya di mana saja yang Anda rasa paling dibutuhkan. Tidak ada aturan tentang apakah Anda harus meletakkannya di tempat tinggi atau rendah, atau di area tertentu," jelasnya, dikutip dari Homes & Gardens.
Dekat Tempat Tidur
Menurut Josh Mitchell, seorang teknisi HVAC dari Air Purifier Labs untuk menempatkan air purifier di dekat tempat tidur disarankan berjarak 1,8-3 meter dari kepala tempat tidur atau idealnya di seberang pintu. Dengan begitu, udara akan tertarik ke seberang ruangan.
Ruangan Tanpa Sekat
Jika ada ruangan di rumah yang tidak ada memiliki sekat, misalnya antara ruang tamu, meja makan, dan dapur dalam satu ruangan yang sama, air purifier bisa diletakkan di tengah ruangan. Nantinya akan lebih banyak yang menghisap dan menyaring. Sebagai catatan, jauhkan air purifier dari dinding dan furnitur besar di ruang tamu.
"Semakin banyak ruang terbuka di sekitarnya, semakin banyak udara yang dapat dihisap dan dibersihkan. Sedangkan untuk apartemen, ruang tamu utama atau area ruang tamu-makan terbuka akan ideal, terutama jika Anda dapat menempatkannya di tengah," jelasnya.
Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli air purifier. Semoga membantu!
Simak Video "Video: Ciptakan Udara Bersih Lewat Panasonic!"
(abr/ilf)