Sofa berbahan dari kulit sintetis merupakan salah satu jenis yang mudah perawatannya. Permukaannya mudah dibersihkan dan kotoran tidak mudah terserap ke bahan.
Untuk perawatan, permukaan hanya perlu dilap atau digosok ringan. Itu pun tidak harus setiap hari. Perawatan harian hanya perlu perlu disedot debunya dengan vacuum cleaner pada setiap sudut. Selain itu, kulit tahan lama selama tidak terkena benda tajam.
Meskipun kulit tidak membutuhkan perhatian terus-menerus, kulit harus dirawat secara teratur. Apalagi jika sering makan di sofa sehingga rentan terkena minyak atau noda makanan. Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkannya.
1. Bersihkan Debu dan Kotoran
Gunakan kain berbahan lembut, kemoceng, atau penyedot debu untuk menyingkirkan bekas makanan, sampah kecil, hingga debu yang menempel. Membersihkannya cukup seminggu sekali.
2. Pakai Larutan Pembersih
Sofa aman dibersihkan dengan air. Namun, jika ingin lebih bersih bisa menambahkan larutan pembersih. Pilih pembersih yang aman untuk sofa kulit.
Bisa juga dengan membuat larutan pembersih sendiri, yakni menggunakan air hangat dan beberapa tetes sabun cair.
3. Bersihkan Kotoran
Mulai dari bagian atas sofa, lap setiap permukaan. Kain harus benar-benar basah, tetapi tidak sampai menetes. Untuk area yang lebih kotor seperti sandaran lengan sofa, gunakan gerakan melingkar yang lembut untuk menjebak semua kotoran, bilas dan peras kain sesering mungkin saat dipakai.
4. Gosok Hingga Mengkilap
Setelah dibersihkan tidak perlu dibilas dengan air bersih. Terlalu banyak air dapat merusak dan mengubah warna kulit. Sebagai gantinya, gunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering untuk menggosok permukaannya.
Cara Bersihkan Noda Minyak
Tepuk-tepuk area tersebut dengan tisu dapur untuk menyerap minyak. Lalu taburi area tersebut dengan lapisan tepung maizena atau bedak tabur. Biarkan tepung maizena tetap di tempatnya setidaknya selama empat jam atau semalaman untuk menyerap minyak. Baru setelah itu, bersihkan dengan penyedot debu.
Cara Bersihkan Noda Tinta
Tinta biasanya akan menyerap ke dalam sehingga dilarang untuk ditepuk-tepuk atau digosok. detikers harus bersihkan menggunakan tisu kertas yang diletakkan di atas noda. Biarkan sampai cairan tinta menyerap ke tisu.
Lalu, ambil kain mikrofiber basahi dengan air yang sudah dicampur sabun. Gosokkan lembut dengan gerakan melingkar kecil.
Bisa juga menggunakan alkohol isopropyl untuk menghilangkan noda tinta apabila dengan sabun tidak ampuh.
(aqi/das)