×
Ad

Profesi Bek Tanjung Verde: Konsultan KPR, Direkrut Pelatih Via LinkedIn

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Sabtu, 04 Jul 2026 13:28 WIB
Roberto Lopes (kiri) Foto: Sportsfile via Getty Images/Sportsfile
Jakarta -

Pesepakbola berdarah Tanjung Verde, Roberto 'Pico' Lopes, tak hanya ahli bermain bola, tetapi juga paham soal perumahan. Ia pernah menjadi konsultan kredit pemilikan rumah (KPR) di bank sebelum bermain untuk Shamrock Rovers di Irlandia.

Dilansir dari The Irish Times, Roberto Lopes saat berusia 24 tahun merupakan pemain bek tengah paruh waktu sembari bekerja di bank di kampung halamannya di Dublin, Irlandia. Saat itu, dia baru saja mendapatkan kualifikasi sebagai konsultan KPR.

Karier Roberto Lopes sebagai konsultan KPR saat itu sudah stabil dan terus berkembang. Namun, ternyata pria keturunan Tanjung Verde itu membenci pekerjaannya.

Tiga tahun kemudian, ia menjadi pesepakbola profesional dan bermain untuk Timnas Tanjung Verde. Tanjung Verde merupakan tempat asal ayah Roberto Lopes.

Roberto Lopes banting setir dari konsultan KPR menjadi pesepakbola full time usai mendapatkan tawaran kontrak dua tahun dari klub Shamrock Rovers. Ia pun meninggalkan klub masa kecilnya dan pekerjaan sebagai konsultan KPR.

Keputusan itu berisiko bagi Roberto Lopes. Sebab, Rovers tidak dapat menawarkan jumlah uang yang cukup untuk membuat pengunduran diri dari pekerjaan lamanya yang aman.

"Saya hanya berpikir: 'Nanti saja khawatirkan apa yang akan terjadi selanjutnya; setidaknya saya akan bahagia selama beberapa tahun,'" kata Roberto Lopes dikutip dari The Irish Times, Sabtu (4/7/2026).

"Dan kemudian semuanya berjalan lancar. Ini seperti mimpi," lanjutnya.

Melihat laman Linkedin, sebuah situs pencarian lowongan pekerjaan, Roberto Lopes memang kerap memperbarui akunnya. Di bagian pengalaman dia tercatat pernah bekerja di bank, yakni EBS ltd pada 2015-2016.

Pada masa dirinya bekerja di bank, ia tercatat sebagai pesepakbola di FC Bohemians hingga 2016. Setelah itu, ia mengakhiri kedua pekerjaan tersebut dan lanjut menjadi pemain sepakbola untuk FC Shamrock Rovers.

Di sisi lain, Rui Águas, saat menjadi manajer Timnas Tanjung Verde pernah menghubungi Roberto Lopes via LinkedIn untuk merekrutnya. Namun, pesan manajer itu sempat diabaikan Roberto Lopes karena mengira itu pesan spam.

"Saya sudah menjadi anggota LinkedIn sejak kuliah dan suatu hari saya sedang memperbarui profil saya dan saya ingat terhubung dengan Rui Águas setelah namanya muncul. Kemudian beberapa saat kemudian saya menerima pesan darinya. Pesan itu dalam bahasa Portugis dan saya pikir itu spam jadi saya abaikan saja. Itu terjadi pada Oktober 2018. Kemudian pada September tahun ini saya mendapat pesan lain yang mengatakan: 'Apakah kamu sudah memikirkannya?' Saya berpikir: 'Oh, apa ini?' Jadi saya menerjemahkan pesan (asli) tersebut. Mereka sedang mencari pemain yang mungkin tertarik untuk mendaftar," jelasnya.




(dhw/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork