×
Ad

Timnas Irak Menginap di Hotel yang Punya Bunker Nuklir Rahasia

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Sabtu, 13 Jun 2026 15:40 WIB
Greenbrier Sports Performance Center di AS. Foto: The Greenbrier via WCHS TV
Jakarta -

Irak akan bermain di Piala Dunia 2026 setelah penantian panjang selama 40 tahun. Untuk mempersiapkan tim dengan baik, mereka memilih penginapan khusus dan legendaris di Greenbrier Sports Performance Center, West Virginia, Amerika Serikat.

Dilansir dari US Soccer, timnas Irak akan menggunakan penginapan tersebut sebagai lokasi pelatihan utama sebelum dan selama babak penyisihan grup Piala Dunia di Juni ini. Alasannya jaraknya cukup dekat dengan 3 lokasi pertandingan babak penyisihan grup di Boston, Philadelphia, dan Toronto. Hanya memakan waktu sekitar 60-100 menit penerbangan.

Ini bukan kali pertama The Greenbrier menjadi resor penginapan sebuah tim dalam kompetisi internasional. Tim Italia Juventus FC pernah menginap di sini selama Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Greenbrier Sports Performance Center juga telah menjadi tempat pelatihan bagi delapan tim The National Football League (NFL).

The Greenbrier bukan hanya sebuah penginapan bagi atlet-atlet profesional. Sejak lama, penginapan ini telah dipercaya oleh keluarga kerajaan dan politisi Amerika untuk 'bersembunyi' karena lokasinya yang dekat dengan pusat kota dan cukup aman.

Penginapan ini layaknya permata tersembunyi di West Virginia yang menyimpan rahasia dan tak pernah bocor selama 3 dekade. Bahkan warga sekitar yang mengetahuinya tidak mau rahasia itu bocor.

Rahasia tersebut adalah di bawah The Greenbrier terdapat bunker nuklir yang sudah dibangun sejak Perang Dingin dan selesai pada 1962, tahun krisis rudal Kuba. Hotel dan bunker tersebut dibangun oleh Amerika.

Greenbrier Sports Performance Center di AS Foto: The Greenbrier via Smithsonian Magazine

Dilansir Smithsonian Magazine, letak bunker nuklir tersebut berada di Sayap West Virginia, di kedalaman 219 meter di bawah tanah.

Tempat persembunyian itu memiliki lebih dari 1.000 tempat tidur susun, kafetaria dengan 400 tempat duduk, auditorium terpisah untuk Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat, tangki air yang besar, dan insinerator sampah yang dapat berfungsi sebagai krematorium.

Bangunan The Greenbrier tidak akan mudah meledak meskipun itu bunker nuklir. Semuanya dijamin aman karena dilengkapi dengan pintu tahan ledakan seberat 25 ton.

Oleh karena itu, pada awalnya unit bunker tersebut hanya ditawarkan kepada politisi dan pejabat tinggi jika terjadi bencana atau masalah.

Kenapa tidak ada warga yang mau membongkar rahasia berbahaya tersebut? Ternyata perusahaan membuka lowongan pekerjaan kepada warga daerah sana sehingga semuanya bisa diajak kerjasama.

Namun, rahasia yang sudah ditutup rapat-rapat bocor karena ulah reporter Washington Post bernama Ted Gup pada 1992 yang telah diam-diam menyelidiki kabar burung tersebut dan datang langsung ke lokasi. Ia terang-terangan meminta keterangan terkait bunker nuklir tersebut.

"Salah satu momen paling berkesan dalam hidup saya adalah ketika (Gup) datang dan meletakkan perekam suara di meja saya dan berkata, 'Saya di sini untuk berbicara tentang apa yang ada di bawah Sayap Virginia Barat'," kata Robert Conte, seorang sejarawan resmi Greenbrier yang tiba di resor tersebut pada tahun 1978, seperti dikutip pada Sabtu (13/6/2026).

Robert Conte pada awalnya tidak tahu bahwa ada bunker nuklir di bawah bangunan. Namun, ia menemukan banyak hal aneh pada bangunan tersebut. Salah satunya mengenai kenapa gedung 3 lantai harus dibangun selama 3 tahun? Lalu, pekerja di sektor-sektor yang terkait dengan bagian gedung yang cukup vital dipegang oleh kontraktor pembangunannya, bukan karyawan khusus yang direkrut berdasarkan keahlian.

Conte yang memang belum mengetahui kebenarannya pada saat itu memberikan penjelasan resmi kepada Gup bahwa desas-desus selalu beredar tentang Greenbrier, tetapi itu hanyalah desas-desus.

"Tentu saja, Gup tidak percaya sepatah kata pun yang saya ucapkan," kenang Conte sambil tertawa.

Meskipun Gup yang mencari faktanya, Washington Times adalah media yang pertama mengungkap fakta itu mendahului Post. Berita soal bunker nuklir itu diungkap ke publik sekitar 29 Mei 1992. Tulisan Gup baru tayang dua hari kemudian di majalah Post.

"Greenbrier berbeda karena lebih mengandalkan unsur kerahasiaan daripada gunung batu untuk melindunginya dari bom," tulis Gup.

Pemberi informasi anonim yang memberi tahu Gup tentang keberadaan bunker tersebut belum pernah diidentifikasi secara publik. Namun Conte menduga bahwa orang tersebut adalah seseorang di pemerintahan federal yang tidak menyukai pengeluaran uang untuk memelihara bunker nuklir di era pasca Perang Dingin.
Ketika cerita itu terungkap, para politisi mendapat kecaman. Bukan hanya karena menghabiskan uang pajak untuk bunker, tetapi juga karena dinilai kurang berempati kepada rakyat yang sedang kesulitan.

Saat ini, bunker tersebut sudah dibuka untuk umum. Bahkan jika ingin diajak tur keliling bunker juga sudah bisa sejak 1995.




(aqi/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork