Obat Rindu Buat yang Lagi Halu, Ravi Andika Rilis Bulan Biru Usai Hiatus Setahun

Dicky Ardian
|
detikPop
Ravi Andika
Foto: Ravi Andika
Jakarta - Setelah lebih dari satu tahun beristirahat dari belantika musik, musisi Ravi Andika akhirnya kembali menyapa para penikmat musik tanah air, gengs! Ia resmi merilis single terbarunya yang bertajuk Bulan Biru.

Dihantarkan dengan nuansa melankolis, lagu ini udah bisa kamu nikmati di berbagai platform streaming musik digital.

Bulan Biru lahir sebagai sebuah karya emosional yang menceritakan tentang kedalaman rasa rindu, harapan, serta kesetiaan. Lewat lagu ini, Ravi Andika menarasikan besarnya komitmen seseorang yang rela tenggelam dalam penantian, gak peduli seberapa lama waktu yang harus dilalui.

Dari segi musikalitas, Ravi Andika menyajikan aransemen yang intim dan syahdu. Perpaduan instrumen yang minimalis namun menyentuh, dipadukan dengan karakter vokal Ravi Andika yang lembut dan harmonis, membuat emosi dalam lagu ini tersampaikan dengan sangat jujur tanpa terasa berlebihan.

Kesederhanaan inilah yang justru menjadi kekuatan utama "Bulan Biru", menjadikannya lagu yang mudah meresap ke dalam hati para pendengarnya, guys.

Bicara soal inspirasi, ada hal yang cukup unik di balik pemilihan judul karya ini.

"Judul 'Bulan Biru' sebenarnya saya dapatkan dari film live action The Smurfs tahun 2011," ungkap Ravi Andika menceritakan proses kreatifnya.

Dalam film tersebut, Bulan Biru (Blue Moon) diceritakan sebagai sebuah peristiwa ajaib yang hanya terjadi satu tahun sekali dan membuka portal di Air Terjun Terlarang, yang secara tidak sengaja melempar para karakter Smurf ke Kota New York zaman modern.

Nuansa keajaiban, perjalanan magis, dan penantian momen istimewa itulah yang ingin ia tangkap dan proyeksikan ke dalam lagu ini. Layaknya seseorang yang sedang menunggu cinta yang sempurna untuk datang.

"Lagu ini saya persembahkan untuk siapa saja yang sedang memendam rindu dan merawat harapan," ungkap Ravi Andika.

"Saya ingin 'Bulan Biru' bisa menjadi teman, sekaligus menjadi pelukan hangat bagi mereka yang sedang dalam masa penantian," tambah Ravi Andika.

Dalam proses penggarapannya, Ravi Andika turun tangan langsung tidak hanya sebagai penulis lagu, tetapi juga menduduki kursi produser. Ia berkolaborasi dengan musisi-musisi berpengalaman. Putra Prastyo, yang dikenal sebagai keyboardist dari band Closehead, turut ambil bagian sebagai co-producer dalam karya ini.

Edwin Simarmata hadir di divisi frekuensi rendah dengan isian bass-nya. Tidak hanya itu, departemen gitar juga diperkuat oleh keterlibatan Saprol, gitaris Closehead, yang mengisi alunan instrumen yang mempertegas suasana intim pada trek ini. Diperkuat pula oleh Ayoe Purnamasari sebagai vocal director.

Fase penyelesaian audio (mixing dan mastering) untuk "Bulan Biru" dipercayakan sepenuhnya kepada sound engineer andal, Ivan Gojaya, di Roemah Iponk. Hasil akhir dari kolaborasi solid ini adalah sebuah karya yang pesannya dapat dengan mudah meresap ke hati para pendengarnya.

(dar/dar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO