Home Sweet Loan The Musical: Lebih Indeep dari Versi Film
Yup, Home Sweet Loan The Musical siap membius penikmat seni mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, kompleks TIM, Jakarta Pusat. Karyanya kini hadir dalam semesta yang lebih panjang lagi dan gak biasa.
Produser Home Sweet Loan The Musical, Christian Immanuel, cerita IP Home Sweet Loan setelah dibuatkan film layar lebar sudah terpikirkan untuk diadaptasi ke berbagai medium.
"Saat membuat filmnya, kami (Visinema Pictures) bicara sama Almira Bastari penulis novelnya. Lalu setelah filmnya tayang, aku sudah membayangkan dari sebelumnya bahwa Home Sweet Loan tentu saja medium film itu terbatas. Jadi kita harus fokus ke satu titik, penceritaannya pun berbeda," ungkapnya saat media visit ke kantor detikcom, Jumat (21/8/2026).
Saat filmnya tayang pun, Visinema Pictures menerima respons luar biasa khususnya dari para penonton yang merasa relate dengan kisah Kaluna.
"Teman-teman yang berusaha, pejuang hidup yang memang menyadari bahwa masih banyak yang bisa diceritakan lebih dalam lagi. Mungkin kalau dalam media film kita melihatnya Kaluna diam, Kaluna merenung, Kaluna sedih, tapi di musikal ini kita mencoba menggambarkan apa sih yang dirasakan Kaluna, lebih terlihat gitu," tegasnya.
Dalam panggung musikal, Kaluna akan lebih dijabarkan lagi soal pemikirannya, perasaannya, dan hal-hal yang tidak bisa disampaikan dalam film.
"Kita coba tuangkan menjadi sebuaha degan dengan nyanyian mungkin, dengan tarian gitu. Jadi bukan plek ketiplek ceritanya yang dari film kita ubah lagi menjadi musikal," sambung Chris.
Dia pun menambahkan, "Tapi kita menawarkan hal yang lebih dekat dan personal kepada penontonnya."
Home Sweet Loan The Musical mengajak penonton kembali merefleksikan dinamika keluarga, tekanan kehidupan urban, serta perjuangan menemukan ruang bagi diri sendiri di tengah besarnya tanggung jawab terhadap orang-orang yang dicintai.
Kaluna pun bukan sekadar karakter. Tapi ia menjadi representasi perempuan urban yang memimpikan punya rumah sendiri di tengah himpitan konflik keluarga dan pekerjaan.
Home Sweet Loan The Musical disutradarai oleh Dinda Lisa Reideka, dengan naskah musikal yang ditulis oleh Widya Arifianti bersama Yemima Krisantina. Melalui adaptasi ini, kisah ini dikembangkan ke dalam struktur pertunjukan musikal tanpa kehilangan kedekatan emosi yang menjadi kekuatan kisahnya.
Jika di versi film, Yunita Siregar sukses menjadi Kaluna, di pemanggungan kali ini beda banget. Home Sweet Loan The Musical menghadirkan Kalya Islamadina dan Chintana Jo sebagai dua pemeran Kaluna. Kehadiran dua pemain ini merepresentasikan bahwa Kaluna bukan hanya milik satu wajah, melainkan banyak cara dalam menyimpan lelah.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
