Ogah Panggung Megah, Danilla Riyadi Lebih Pilih Tampil Intimate Bareng Fans
Menurutnya, panggung dengan kapasitas penonton yang tidak terlalu banyak justru memberikan kenyamanan tersendiri saat tampil. Hubungan antara musisi di atas panggung dan penonton di bawahnya terasa menjadi jauh lebih personal karena jarak yang dekat.
"Sebenarnya vibe-nya nyaman-nyaman aja karena deket ya," kata Danilla saat ditemui seusai manggung di Soundrenaline 2026, Minggu (19/7/2026).
Kedekatan tersebut dinilai memberikan ikatan emosional dengan para penontonnya. Bagi penyanyi berusia 36 tahun itu, interaksi tanpa jarak yang terlalu jauh membuatnya bisa merasakan langsung kebersamaan dengan para pendengarnya.
"Terus mungkin lebih intim karena jadi kayak ngumpulnya tuh nggak yang jaraknya jauh-jauh banget lah. Intinya kayak gitu," tuturnya.
Selain kenyamanan, panggung berskala kecil juga memberikan kebebasan berekspresi secara personal bagi musisi kelahiran Jakarta tersebut. Danilla merasa tidak memiliki batasan atau rasa canggung untuk berbicara santai dan berseloroh dengan penonton selama pertunjukan berlangsung.
"Gua suka yang intimate sih, bebas ngoceh apaan aja," bebernya.
Keuntungan lain yang dirasakan dari panggung berskala kecil adalah toleransi dan pengertian yang luar biasa dari para penggemar setianya, yang kerap disapa Penelisik. Danilla berkelakar ketika dirinya melakukan kesalahan kecil di atas panggung seperti lupa atau salah menyanyikan lirik, para penonton di panggung kecil selalu dengan senang hati memakluminya.
"Nah itu dia! Baik-baik soalnya. Kalau yang dengerin Danilla orangnya baik-baik, jujur, pada baik anaknya," seloroh Danilla.
Dengan konsep "Sana Sini" yang diusung oleh Soundrenaline tahun ini, kawasan Blok M District sukses menyajikan panggung-panggung musik yang tidak hanya meriah, melainkan juga menyisakan ruang bagi para musisi alternatif untuk membangun kedekatan dengan para pendengarnya.
