Novel The Tale of KAHO Karya Haruki Murakami Resmi Terbit di Jepang

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
ODENSE, DENMARK - OCTOBER 30: Japanese author Haruki Murakami outside the house of Danish author Hans Christian Anderson prior to Murakamis receival of the prestigious Hans Christian Anderson Literature Award at the City Hall in Odense on October 30, 2016, in Demark. (Photo by Ole Jensen/Corbis via Getty images)
Foto: Getty Images
Jakarta - Haruki Murakami resmi menerbitkan novel The Tale of KAHO yang mulai dijual di Jepang sejak akhir pekan lalu. Puluhan penggemar antusias menandai peluncurannya dalam acara hitung mundur di sebuah toko buku.

The Tale of KAHO adalah novel panjang pertama karya penulis Jepang ini, yang nampilin protagonis perempuan tunggal.

Haruki Murakami mengatakan KAHO adalah karakter utama seorang penulis buku bergambar dan perempuan muda biasa.

"Saya menulis novel ini karena saya menempatkan diri saya di posisinya," katanya dilansir dari AP, Selasa (7/7).

Pernyataannya menarik perhatian banyak penggemar, karena sebagian besar protagonis Murakami adalah pria muda atau paruh baya.

"Saya senang mengetahui bagaimana cerita ini berkembang di sekitar karakter utama wanita," kata Naoyuki Yamano, pelanggan pertama yang membeli novel Murakami yang baru.

Awalnya, novel ini jadi cerita pendek dengan judul KAHO dan pernah dibacakannya dua tahun lalu di Universitas Waseda bersama Mieko Kawakami. Cerita tersebut diterbitkan dalam edisi Juni 2024 majalah Shincho namun ia mengembangkannya jadi novel panjang.

Haruki Murakami kemudian merilis tiga cerita Kaho berikutnya di majalah Shincho, yang terbaru di edisi Maret. Ia menggabungkan keempat cerita tersebut menjadi sebuah novel baru setebal 352 halaman dengan empat bab: Kaho dan Pria Pengendara Sepeda Motor, Semut Musashi-sakai, Kaho dan Ratu Rayap, dan Malaikat Pelindung, Telur Gajah, dan Scarlett Johansson.

Versi majalah dari cerita Kaho pertama telah diterbitkan dalam bahasa Inggris di The New Yorker, tetapi novelnya untuk saat ini hanya tersedia dalam bahasa Jepang. Rencana penerjemahan belum diungkapkan.




(tia/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO