The Midnight Darlings Jadi Band Debut Vanesha Prescilla Main Musik
Jadi, setelah dipersatukan oleh ketertarikan yang sama terhadap musik dan estetika sinematik, The Midnight Darlings, band baru Vanesha Prescilla resmi memperkenalkan diri lewat single debut berjudul Am I Loving You Alone?.
Band ini gak cuma diisi Vanesha Prescilla aja, ada juga personel lainnya, Jevin Julian pada keys, serta Aldrienko Pakusadewo pada gitar. Nah Vanesha Prescilla di band ini jadi vokalis guys.
Untuk single pertama mereka, Am I Loving You Alone? ini menjadi pintu masuk menuju dunia The Midnight Darlings. Lagu ini merupakan sebuah ruang musikal yang terdengar dreamy, emosional, namun tetap terasa mentah dan intim.
Lagu ini bercerita tentang perasaan jatu cinta yang begitu dalam hingga perlahan berubah menjadi fantasi-fantasi kecil di kepala. Tentang menjadi seorang secret admirer, menyimpan rasa sendirian, membayangkan seseorang hadir dalam hidup kita, hingga akhirnya menyadari bahwa semua perasaan itu mungkin hanya hidup di kepala sendiri.
Di balik cerita romansa tersebut, lagu ini juga menyimpan refleksi personal para personelnya terhadap perjalanan mereka membentuk band ini. Perasaan menginginkan sesuatu dengan sangat kuat, namun sempat menganggapnya hanya sebagai angan-angan, menjadi benang merah yang menghubungkan The Midnight Darlings dengan lagu debut mereka sendiri.
"Kadang rasanya kayak cuma kita sendiri yang terlalu berharap punya band ini. Tapi di saat yang sama, gue percaya kalau memang sesuatu belum terjadi, mungkin memang belum waktunya aja. Semakin kita percaya dan membayangkan itu dengan baik, sooner or later it will happen. And here we are, The Midnight Darlings," ungkap mereka, dalam keterangan pers, Kamis (14/5/2026).
Single ini ditulis sekaligus diproduseri oleh Jevin Julian, dengan proses kreatif yang juga menjadi pengalaman baru bagi seluruh personel, terutama Vanesha Prescilla. Ya, ini menjadi momen pertama kalinya ia mengeksplorasi pendekatan musikal seperti ini secara
lebih dekat.
"Gue gak pernah kebayang bakal menyanyikan lagu seperti ini. Tapi ternyata menyenangkan banget karena ini sesuatu yang baru buat gue. Gue jadi belajar banyak hal tentang musik, terutama produksi lagu yang ternyata kompleks banget, tapi exciting. Rasanya kayak terus ditantang buat semakin dekat sama The Midnight Darlings," ujar Vanesha.
Secara musikal dan visual, The Midnight Darlings banyak terinspirasi dari nuansa rough yet dreamy yang muncul dari lagu-lagu mereka sendiri. Atmosfer cinematic, vintage, dan sentimental menjadi fondasi utama identitas mereka.
Estetika visual yang mereka bangun menghadirkan rasa seperti menonton potongan memori lama yaitu samar, hangat, namun tetap emosional terpengaruh oleh aura band-band era 90-an hingga awal 2000-an.
Melalui Am I Loving You Alone?, The Midnight Darlings memperkenalkan awal dari semesta mereka dengan gambaran perpaduan mimpi, nostalgia, dan perasaan-perasaan yang sering kali hanya hidup diam-diam di dalam kepala.
So, single debut ini sudah bisa kamu dengerin ya di seluruh digital streaming platform sekarang.
(pig/tia)











































