Rumah Budaya Indonesia Kaya Dibuka Juli 2027, Bakal Jadi Creative Hub
Tepat berada di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, lokasinya ada di antara Permata Hijau dan Kebayoran Lama. Area yang diyakini cukup strategis antara ke pusat dan selatan Jakarta itu diyakini bakal jadi creative hub budaya.
"Secara struktur bangunan sudah 98 %, selama 12 bulan ke depan akan finishing yang akan makan waktu lama. Dua ruangan di Rubik almost selesai. Teater black box dan juga ada studio tari yang juga sudah kami pakai kemarin," ungkap Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian saat ditemui di kantornya, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Berlayar Bareng Musikal Perahu Kertas |
Pada April sampai Juni, bakal mulai ada soft opening dan secara resminya di Juli 2027. Menurut Renitasari, jika GIK di pusat kota gak berbayar dan jadi melting pot bagi seniman baru yang berkarya, berbeda dengan konsep Rubik nantinya.
"Ini next step mereka dengan berbayar lebih di-appreciate juga. Selama ini kan masih subsidi, ke depannya bisa mandiri. Kalau ekosistem sudah kuat dan bisa menjadi ekosistem mandiri dan memberikan kontribusi ke industri kreatif Indonesia," sambungnya
Rubik ada di area seluas 1,5 hektar dengan luas bangunan 17.000 meter persegi. Bangunannya ada 7 lantai dengan berbagai ruang seni pertunjukan dalam satu area.
Selain black box theater, ia menyebutkan Rubik bakal ada ruang latihan yang setara luas panggung, amphiteater hingga teater besar dengan lebih dari 1.000 kursi.
"Harapannya melengkapi gedung-gedung seni pertunjukan lain di Jakarta," tegasnya.
Nantinya, Rubik yang dipercaya bakal jadi creative hub juga punya impian lainnya yang bekerja sama dengan kelompok seni di Tanah Air.
"Impian kita, Rubik bisa menaungi sebagai panggung untuk seniman Indonesia untuk yang muda. Ke depannya banyak yang semakin yakin dan mantap memilih profesi sebagai performer karena dianggap menjanjikan," pungkasnya.
(tia/mau)











































