Review

Berlayar Bareng Musikal Perahu Kertas

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Pementasan Musikal Perahu Kertas Digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta.
Foto: Dok.Indonesia Kaya/ Image Dynamics
Jakarta - Musikal Perahu Kertas kasih pengalaman yang membius selama 2,5 jam. Tak ada satu pun minus dari pertunjukan persembahan Indonesia Kaya, Trinity, dan TRUST Orchestra, selain pujian terhadap adaptasi dari novel karya Dee Lestari yang dibuat dar der dor namun standing applause!

Mengawali 2026, pentas ini jadi pembuka ciamik dalam industri seni pertunjukan khususnya musikal. Plot sederhana tentang menghidupkan mimpi-mimpi membawa kepada perjalanan Kugy dan Keenam dalam cita-cita yang sempat terpendam, namun menemukan jalannya.

Kugy dan Keenan, duo karakter ikonik ciptaan Dee Lestari pertama kali terbit pada Agustus 2009. 17 tahun lalu, Gen Z hingga Alpha bisa menyaksikan cerita Perahu Kertas secara live dari atas panggung Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta, hingga 15 Februari 2026.

Pertunjukan dibuka dengan nyanyian Perahu Kertas yang dipopulerkan oleh Maudy Ayunda, dan untuk pertama kalinya dibawakan Dee Lestari. Kugy (Alya Syahrani) dan Keenan (Dewarra Zaqqi) muncul dengan membawa simbolis perahu kertas ke atas panggung dan mulai menyanyi.

Di babak pertama adalah awal mula perjumpaan Kugy dan Keenan. Kugy, seorang remaja perempuan yang bercita-cita jadi pendongeng. Saban hari, ia menulis cerita dan mimpi-mimpinya di atas kertas, dan terkadang mengajar mendongeng di Sekolah Alit.

Pementasan Musikal Perahu Kertas Digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta.Pementasan Musikal Perahu Kertas Digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta. Foto: Dok.Indonesia Kaya/ Image Dynamics

Keenan yang hobi melukis pun ingin menjadi seniman. Di pameran tunggal perdananya, karyanya laku semua namun itu nyatanya cuma akal-akalan Wanda saja.

Momen adegan lagu Miliaran Manusia, Langit Amat Indah, Agency, dan Asmarastrologi jadi yang seru banget. Penonton ikut bernyanyi dan berdendang tahu lagu-lagu tersebut. The best moment, saat Kugy dan Keenan mendongeng di Sekolah Alit, ada puppets yang jadi unsur penambah fantasi. Magis banget!

Babak kedua, saat seteru melebur dan mulai memisahkan Kugy dan Keenan. Kugy kini jadi copy writer di sebuah agency, dan Keenan belajar melukis di Galeri Poyan di Bali, tempatnya bertemu dengan Luhde.

Dalam babak ini, pertanyaan tentang mimpi dan cita, seakan gak berujung dan buat mereka memutuskan, manakah mimpi yang dipilih? Hati siapakah yang dipilih?

Pementasan Musikal Perahu Kertas Digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta.Pementasan Musikal Perahu Kertas Digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta. Foto: Dok.Indonesia Kaya/ Image Dynamics

Pentas musikal Perahu Kertas tak luput sama sekali dari minus. Dua jempol buat pementasan ini, khususnya bagian artistik. Dengan konsep panggung memutar yang memutar sesuai keputusan karakter dipilih, jadi ciamik banget. Sepanjang pentas musikal di Indonesia, konsep ini lebih outstanding!

Nilai plus lainnya, surealis dan realisme artistik di atas panggung melebur jadi satu. Skenografi musikal Perahu Kertas berhasil melampaui batas teater pada umumnya di Indonesia (dan pentasnya dibuat dengan bujet lumayan). Buat komposer musiknya? Wah, gila sih.

Lebih dari 20 lagu yang dimainkan sepanjang pertunjukan berhasil buat siapapun berdendang. Semua lagunya dimainkan secara live, dan tentu saja orkestra.

Buat detikers yang ingin sejenak pergi dari bisingnya kota Jakarta, silakan merapat ke Ciputra Artpreneur Theatre. Musikal Perahu Kertas layak banget buat ditonton bareng kekasih, keluarga, dan teman-teman kamu. Cus, segera beli tiketnya!




(tia/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO