Round Up

Oscar Dikritik Potong Pidato K-Pop Demon Hunters, Produser Bilang Gini

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
EJAE, Mark Sonnenblick, Joong Gyu Kwak, Yu Han Lee, Hee Dong Nam, Jeong Hoon Seo and Teddy Park win the Oscar for Best Original Song for Golden from KPop Demon Hunters during the Oscars show at the 98th Academy Awards in Hollywood, Los Angeles, California, U.S., March 15, 2026. REUTERS/Mike Blake
Foto: REUTERS/Mike Blake
Jakarta - Oscar 2026 dirujak netizen karena memotong pidato kemenangan tim K-Pop Demon Hunters. Insiden pemotongan terjadi saat lagu Golden dari film Netflix itu diumumkan menang Best Original Song pada Minggu (15/3) di Dolby Theatre, Los Angeles.

Setelah EJAE bersama Mark Sonnenblick dan tim penulis/produser lagu Golden diumumkan sebagai pemenang, mereka naik ke panggung. EJAE membuka pidato kemenangan dengan berterima kasih kepada tim K-Pop Demon Hunters.

Ketika salah satu produser, Yu Han Lee, giliran bicara, tiba-tiba musik mulai terdengar tanda waktu mereka akan segera habis. EJAE dan Mark mengeluarkan gesture, memohon supaya durasinya diperpanjang dan produser bisa menyelesaikan speech mereka.

Tapi alih-alih dikabulkan, lampu panggung malah lanjut dimatikan. Berakhir pidato tim Golden dari K-Pop Demon Hunters harus dipotong.

Kritik mengalir di media sosial mengenai hal ini. Sesuatu yang selalu terjadi setiap tahun dalam gelaran acara Oscar.

Setelah kritikan tajam menghujam di medsos, Rob Mills, seorang eksekutif di Walt Disney Television yang terlibat dalam produksi siaran Oscars, mengatakan mereka akan mengevaluasi cara menangani pidato kemenangan di masa depan.

Ia mengakui bahwa memotong pidato pemenang itu sulit, karena itu biasanya merupakan "momen satu kali dalam hidup" bagi mereka.

"Saya gak tahu solusi mana yang paling elegan. Tapi jelas ini sesuatu yang harus kita pertimbangan dengan sangat lama dan sungguh-sungguh," katanya dilansir dari E!, Selasa (17/3/2026).

"Apakah kita perlu mempertimbangkannya dan berkata, 'Oke, tetapkan satu orang untuk berbicara'. Mungkin kita lanjutkan di belakang panggung, dan kita memiliki siaran langsung di media sosial atau semacamnya," katanya.

Insiden serupa juga terjadi pada kategori Best Live Action Short Film, ketika sutradara Alexandre Singh juga kehabisan waktu saat akan berbicara. Bahkan mikrofon di panggung mulai turun ke dalam lantai ketika ia baru saja mendekat untuk memberikan pidato.

Di press room, akhirnya EJAE cs diberi kesempatan buat menyelesaikan pidato mereka. Salah satu awak media sengaja memberikan kesempatan buat mereka bicara lagi, setelah insiden pemotongan yang dapat reaksi keras.

(aay/mau)



TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO