Anime Attack on Titan Pernah Diprediksi Bakal Gagal karena Hal Ini

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Cuplikan adegan ending Attack On Titan.
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Sebelum menjadi anime global yang sangat populer, Attack on Titan sempat diprediksi akan gagal oleh beberapa orang di industri manga dan anime. Salah satu alasannya karena, serialnya dianggap gak punya elemen imut atau karakter yang mudah dijual seperti anime lain. Duh!

Sang kreator, Hajime Isayama, pernah menawarkan ide Attack on Titan ke majalah mingguan Shonen Jump namun ditolak. Banyak yang bilang, ceritanya terlalu gelap, brutal, dan berbeda dari formula shonen yang biasanya populer.

Pernyataan ini diungkap selama Festival Manga Anime Internasional Reiwa Toshima (IMART) di Jepang. Perwakilan penerbit Kodansha gelar diskusi saat merefleksikan karya fantasi gelap tersebut.

Dilansir berbagai sumber, Yohei Ito dari Divisi Bisnis Hak & Media Kodansha mengakui bahwa selama pertemuan internal, ada ekspektasi bakal gagal.

Gak cuma itu saja, namun gambar di Attack on Titan juga dianggap masih kasar dan gak cocok terbit di majalah besar. Pada 2013, saat musim pertama Attack on Titan jadwal tim produksi gak bisa mengandalkan lisensi internasional dan pendapatan digital.

Tapi proyek tersebut akhirnya terwujud berkat dukungan dari Masatoshi Tsunoda, Direktur Hak Cipta di Kodansha. Nah, Tsunoda bilang memilih memilih untuk berinvestasi dalam sebuah anime berarti membuat komitmen jangka panjang kepada sang kreator.

Ia percaya karena Isayama telah mempercayakan karyanya kepada Kodansha, perusahaan tersebut memiliki kewajiban profesional dan moral untuk menyelesaikan adaptasi tersebut hingga tuntas, terlepas dari seberapa suram proyeksi keuangan awalnya.

Penerbit memutuskan untuk melanjutkan proyek tersebut, karena percaya serialnya punya elemen yang pada akhirnya akan menarik perhatian penonton dan berhasil jadi fenomena.

Manganya terjual lebih dari 100 juta kopi secara global. Ceritanya yang gelap dan kompleks justru menjadi daya tarik utama bagi banyak penggemar.




(tia/wes)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO