Bukan Avengers, Ini Awal Mula Formula Tim Superhero di Sinema

Asep Syaifullah
|
detikPop
Cuplikan adegan dalam The Five Venoms (1978).
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Jauh sebelum Marvel Cinematic Universe (MCU) mendominasi layar lebar dengan tim pahlawan supernya, industri film Hong Kong melalui Shaw Brothers Studio lebih dulu menciptakan formula tim superhero yang revolusioner.

Dilansir dari SCMP (11/3) lewat film ikonik rilisan 1978 berjudul The Five Deadly Venoms, sutradara Chang Cheh berhasil mengubah wajah film bela diri selamanya. Apa yang membuat Five Venoms begitu mirip dengan film superhero modern adalah fokusnya pada kemampuan spesifik tiap karakter.

Film ini mengisahkan tentang lima murid terakhir dari klan "Venom" yang masing-masing menguasai jurus mematikan berdasarkan hewan berbisa: Lipan, Ular, Kalajengking, Kadal, dan Katak.

Bukan sekadar baku hantam biasa, film ini memperkenalkan elemen identitas rahasia. Para murid ini memakai topeng dan tidak saling mengenal wajah satu sama lain, menciptakan ketegangan misteri yang biasanya kita temukan di komik-komik pahlawan bertopeng.

Setiap karakter memiliki "kekuatan super" yang unik, sebuah konsep yang kemudian menjadi standar dalam film aksi tim:
* Si Lipan: Punya kecepatan tangan luar biasa seperti memiliki seribu tangan.
* Si Ular: Ahli dalam kelincahan dan serangan presisi ke titik vital.
* Si Kalajengking: Mengandalkan tendangan maut yang tak terduga.
* Si Kadal: Memiliki kemampuan gravitasi untuk berjalan di dinding (mirip Spider-Man!).
* Si Katak: Memiliki pertahanan tubuh yang luar biasa kuat dan tidak bisa ditembus senjata (mirip Luke Cage atau Hulk).

Cuplikan adegan dalam The Five Venoms (1978).Cuplikan adegan dalam The Five Venoms (1978). Foto: Dok. Ist

Pengaruh Five Venoms pun tidak hanya berhenti di Asia. Film ini menjadi fenomena di dunia Barat, terutama di kalangan komunitas hip-hop Amerika. Grup legendaris Wu-Tang Clan sering mengutip dialog dan estetika film ini dalam karya-karya mereka.

Sutradara besar seperti Quentin Tarantino juga terang-terangan mengakui bahwa struktur tim pembunuh dalam film Kill Bill sangat dipengaruhi oleh dinamika kelompok "Venoms" ini.

Bahkan, film ini menjadi inspirasi bagi genre Power Rangers dan serial Sentai lainnya, di mana setiap anggota tim memiliki spesialisasi warna dan kekuatan tertentu.

Meski dibuat dengan teknologi era 70-an, Five Venoms tetap dianggap sebagai pelopor karena, berhasil menggabungkan koreografi bela diri yang rumit dengan elemen plot detektif dan fantasi superhero. Tanpa film ini, mungkin kita tidak akan melihat dinamika tim aksi yang kita nikmati di bioskop saat ini.

Bagi generasi sekarang yang tumbuh dengan pahlawan super CGI, menonton kembali Five Venoms adalah cara terbaik untuk melihat bagaimana keahlian fisik manusia dan kreativitas naskah bisa menciptakan legenda yang tetap relevan hingga hampir lima dekade kemudian.


(ass/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO