Padus Swara Jakarta 80s Rilis Betawi Mashup

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Konferensi pers peluncuran master song terbaru berjudul Betawi Mash Up oleh komunitas paduan suara Swara Jakarta ’80s (SJ’80s), di Gedung BPH Migas, Mampang Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).
(Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom) Konferensi pers peluncuran master song terbaru berjudul Betawi Mash Up oleh komunitas paduan suara Swara Jakarta '80s (SJ'80s), di Gedung BPH Migas, Mampang Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).
Jakarta - Komunitas paduan suara Swara Jakarta '80s (SJ'80s) meluncurkan master song terbaru berjudul Betawi Mashup. Karya ini merupakan aransemen kreatif yang memadukan dua lagu tradisional Betawi, Kicir-Kicir dan Sirih Kuning, dalam komposisi yang enerjik dan modern.

Aransemen lagu tersebut digarap oleh Music Arranger sekaligus Vocal Director SJ'80s, Pujo Herlambang. Komposisi ini dibawakan dengan format enam pecahan suara: Sopran, Mezzo, Alto, Tenor, Bariton, dan Bass; dinyanyikan secara harmonis oleh seluruh anggota paduan suara.

Pendiri SJ'80s, Herlambang Setiyanto, mengatakan komunitas ini berawal dari pertemanan para alumni SMA Jakarta angkatan 1980-an yang memiliki hobi bernyanyi.

"Ini adalah kumpulan bapak-bapak, orang-orang tua yang saya kumpulkan se-Jakarta. Dari teman ke teman, karena sekarang ada media sosial. Jadi ada kelompok-kelompok yang senang bernyanyi bersama," kata Herlambang di Gedung BPH Migas, Mampang Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, kebersamaan tersebut semakin erat ketika mereka rutin berkumpul saat bulan Ramadan. Dari momen silaturahmi itulah muncul ide membentuk komunitas paduan suara.

"Gara-gara kita ngumpul di Ramadan, kita bilang kita senang bernyanyi. Bernyanyi di usia kita ini kan bagian dari hobi juga, silaturahmi juga. Nah, kita kuatkan silaturahmi ini dengan sesama alumni SMA se-Jakarta," ujarnya.

Dalam perjalanan komunitas ini, SJ'80s juga sempat bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang juga merupakan alumni SMA era 1980-an.

"Kebetulan Pak Wagub juga alumni 80-an, SMA 6. Dia juga artis, nyanyi juga, bintang film juga. Kami pernah sowan, beliau mendukung. Oleh karena itu kami terus berproses," tutur Herlambang.

Konferensi pers peluncuran master song terbaru berjudul Betawi Mash Up oleh komunitas paduan suara Swara Jakarta '80s (SJ'80s), di Gedung BPH Migas, Mampang Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).Konferensi pers peluncuran master song terbaru berjudul Betawi Mashup oleh komunitas paduan suara Swara Jakarta '80s (SJ'80s), di Gedung BPH Migas, Mampang Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom

Seiring waktu, komunitas tersebut berkembang dan melakukan proses seleksi anggota. Saat ini, SJ'80s dihuni para alumni senior yang sebagian besar berusia sekitar 60 tahun.

"Akhirnya terkumpul-lah sampai hari ini. Kita melakukan seleksi. Basic-nya senang bernyanyi, tapi ada juga yang punya latar belakang paduan suara di masa remajanya. Usianya relatif 50-60 tahunan, tapi kita tetap ingin berkarya dan berperan di Jakarta," ungkapnya.

SJ'80s sendiri merupakan komunitas paduan suara lintas alumni dari sekitar 50 SMA di Jakarta dengan jumlah anggota mencapai 130 orang. Para anggotanya adalah generasi dekade 1980-an yang masih aktif berkarya melalui musik.

Herlambang berharap kehadiran SJ'80s dapat ikut meramaikan perjalanan menuju perayaan lima abad Jakarta.

"Kita juga mendengarnya dalam rangka jalan menuju Jakarta 5 Abad tahun depan. Mudah-mudahan Suara Jakarta 80 ini bagian dari revolusi musik juga yang ada di Indonesia," katanya.

Dalam proses berkarya, SJ'80s juga dibimbing oleh pelatih muda yang memiliki latar belakang musik kuat, termasuk pernah terlibat dengan grup vokal legendaris Elfa's Singers yakni coach Pujo Herlambang.

Pujo Herlambang menceritakan awal dirinya bergabung sebagai pelatih di komunitas tersebut. Ia mulai melatih SJ'80s pada Agustus lalu setelah diminta melanjutkan peran pelatih sebelumnya.

"Saya mulai masuk di SJ 80 itu bulan Agustus, tepatnya 14 Agustus, untuk meneruskan legacy guru sebelum saya. Kebetulan saya sudah sekitar 20 tahun di dunia musik mengajar. Saya pernah pegang Paduan Suara Mandiri, Pertamina, jadi sudah terbiasa melatih bapak-bapak dan ibu-ibu," kata Pujo.

Ia mengaku merasakan pengalaman berbeda ketika melatih anggota SJ'80s karena semangat para anggota yang tinggi meski sebagian besar sudah berusia senior.

"Ini emang dibentuk untuk komunitas senior-senior saya yang luar biasa ini bernyanyi. Semangatnya luar biasa, kita latihan Kamis sampai Minggu. Ada yang rumahnya jauh, ada yang dari Bekasi, macam-macam, tapi semangatnya luar biasa," jelasnya.

Melihat antusiasme tersebut, Pujo akhirnya tergerak untuk memproduseri karya bersama anggota paduan suara tersebut.

"Akhirnya terketuklah saya memproduseri lagu ini beserta executive dan producer. Saya tertarik membuatkan satu single yang dinyanyikan oleh choir," ujarnya.

Keunikan SJ'80s, menurut Pujo, terletak pada latar belakang para anggotanya yang merupakan alumni SMA se-Jakarta dari tahun 1980 hingga 1989, namun tetap menghadirkan konsep musik yang modern.

"Tapi uniknya adalah choir ini diisi senior-senior lulusan SMA 80 sampai 89 dengan konsep dan aransemen kekinian. Message utamanya adalah bahwa di musik itu tidak ada batasan umur. Enjoy, komunitas, silaturahmi," kata Pujo.

Ia juga menyebut komunitas tersebut menjadi ruang reuni yang menyenangkan bagi para anggotanya.

"Kadang saat masuk ke SJ 80 ketemu teman lama, baru sadar ternyata saudara atau tetangga sendiri. Jadi sesuatu yang seru, sesuatu yang baru," tambahnya.

Proses kreatif Betawi Mashup sendiri melalui beberapa tahapan, mulai dari penyusunan aransemen, latihan vokal intensif per section, hingga rekaman akhir yang melibatkan seluruh anggota.

Melalui karya ini, SJ'80s ingin menunjukkan bahwa lagu tradisional dapat dihadirkan kembali dengan pendekatan musikal modern tanpa kehilangan identitas budayanya.

Saat ini Betawi Mashup telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube sehingga dapat dinikmati masyarakat luas.

Ke depan, SJ'80s juga tengah mempersiapkan konser spesial yang direncanakan digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta mendatang, sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Betawi sekaligus perayaan kebersamaan para alumni dekade 1980-an yang terus berkarya melalui musik.



(fbr/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO