Olla Ramlan Cerita Main di Serial Walid, Ingin Jadi Istri Satu-satunya
Series tersebut merupakan lanjutan dari serial asal Malaysia, Bidaah, yang sempat viral pada 2025. Serial Walid (Heaven's Reign) dijadwalkan tayang mulai 26 Februari 2026 di platform streaming Viu.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Olla Ramlan mengaku deg-degan sekaligus antusias saat membawakan salah satu dialog favoritnya.
"Eh boleh gak ya? Aku deg-degan. Boleh gak? Boleh nggak teman-teman? Boleh! Dialog aku yang aku suka banget ya cara-cara aku ngomong sama salah satu istrinya Walid. Uh, boleh katanya dia nanya gini. Saya bilang ke dia, 'Ini kamera action dulu nggak boleh nggak? Kamera action!'" kata Olla Ramlan di Senayan, Jakarta Pusat, kemarin.
Ia kemudian menceritakan adegan ketika karakternya berbincang dengan salah satu istri Walid. Olla pun bertanya istri-istri Walid.
"Terus dia di sini aku tanya, 'Kamu istri keberapa?' Aku bilang kayak gitu dengan muka aku yang gitu kan. Terus 'Saya istri ketiga,' dia bilang," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, Olla melanjutkan bagian dialog yang menurutnya paling membuatnya merinding. Rupanya ia ingin menjadi satu-satunya istri Walid.
"'Kalau kamu ingin jadi istrinya Walid, kamu...' nah dia bahasa Malaysia ya, 'Kamu akan jadi istri keempat,' dia bilang gitu. 'Oh gak. Kalau saya jadi istrinya Walid, kamu dan kedua istri yang lain tidak akan menjadi istri Walid karena saya akan menjadi satu-satunya istri Walid!' Wah! Merinding aku," katanya.
Olla juga sempat berinisiatif membuat momen akrab dengan karakter Walid saat syuting berlangsung.
"Ada satu lagi aku pas lagi udah ketemu Walid-nya ternyata kan rame banget kalau Walid. 'Nak ini ini boleh' gitu kan. Loh aku langsung samperin, eh sorry jadi berakting aku, samperin Walid-nya, 'Kita bikin dong Walid sama Olla boleh nggak?' aku bilang gitu. 'Oke,' dia bilang gitu, dibikin. Udah hari pertama udah aku denger dia," bebernya.
Baca juga: Walid Kembali, Kini Goda Olla Ramlan |
Soal proses syuting, Olla mengaku harus membangun mood dengan baik. Meskipun dihadapkan pada cuaca dan lokasi yang cukup menantang.
"Ya karena kita harus membangun mood sangat baik karena dengan cuaca yang dingin terus kemudian kita masuk hutan-hutan ya kan, nyamuk segala macem itu udah harus dihindari, harus good mood terus. Iya kalau gak udah deh berantakan. Plus sutradara tahu nih aku bisa menghafal, produser tahu aku bisa langsung dikasih dialog panjang-panjang MasyaAllah," tuturnya.
Tantangan lain yang ia rasakan adalah penggunaan bahasa Malaysia dalam dialog.
"Udah itu yang paling menurut aku menantang adalah dia kasihnya bahasa Malaysia. So I have to, manajer aku disuruh translate ke bahasa Indonesia. Aku bilang, 'Nggak ini salah,' udah aku ubah lagi nulis tuh. Jadi aku nulis jadi bener-bener iya, tapi justru itu yang lebih buat Kak Olla lebih mendalami perannya lagi gak sih? Karena kamu baca, iya secara tidak langsung yes, tapi maksud aku kan penginnya tahu beres dong ya. Hahaha... Oke baca oke hafal aku harus gini gitu lho kan. Ini udah tapi ya so far so good Alhamdulillah," pungkasnya.
(fbr/tia)











































