Tantangan Terberat Olla Ramlan Syuting Walid (Heaven's Reign)

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Olla Ramlan saat jumpa pers serial Walid di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Olla Ramlan menceritakan pengalaman syuting series Walid (Heaven's Reign). Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta - Olla Ramlan, kembali berakting. Olla bergabung dalam serial terbaru berjudul Walid (Heaven's Reign).

Series ini merupakan lanjutan dari serial asal Malaysia, Bidaah, yang sempat viral pada 2025. Serial Walid (Heaven's Reign) dijadwalkan tayang mulai 26 Februari 2026 di platform streaming Viu.

Dalam konferensi pers yang digelar di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026), Olla menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi selama proses syuting di Malaysia. Tak hanya menguras emosi, lokasi pengambilan gambar juga menjadi ujian tersendiri.

"Awalnya lokasi masih sekitar satu jam dari tempat tinggal. Tapi masuk hari kelima, aku harus tempuh perjalanan sampai lima jam dari Kuala Lumpur ke pelosok," ujar Olla Ramlan.

Pengalaman tinggal di lokasi terpencil membuat Olla harus meninggalkan kenyamanan yang biasa dirasakan. Ia bahkan harus mandi dengan air dingin tanpa fasilitas air hangat.

"Dingin banget, air dingin, gak ada hot water. Kita syuting selalu pagi. Kamar mandinya bareng-bareng, jadi ngantre, gak ada VIP, gak ada. Semua sama," kata Olla sambil tertawa mengenang momen tersebut.

Menurutnya, kondisi itu justru mempererat kebersamaan dengan para kru di Malaysia. Olla meyakini lokasi syuting adalah keluarga kedua.

"Kalau syuting di manapun, mau series, sinetron, atau film, itu keluarga kedua. Jadi memang kita harus deket sama semua kru, produser, sutradara, DOP, semuanya. Malah aku memang sukanya seperti itu," bebernya.

Meski penuh tantangan, Olla mengaku bangga bisa terlibat dalam produksi luar negeri. Namun, ada satu hal yang sempat membuatnya waswas, yakni ular di lokasi syuting.

Pada hari-hari awal, ia masih sempat pergi ke mal setelah syuting. Namun, ketika lokasi berpindah semakin jauh, akses menjadi lebih terbatas.

"Nah, ada lagi adegan aku mandi di air terjun, itu satu jam lagi dari lokasi," ungkapnya.

"Asli! Kedinginannya masyaallah banget. Di dalam air terjun itu aku harus berdialog. Airnya berisik banget, jadi harus ngomong keras-keras. Kedengeran gak? Kedengeran nggak? Gitu," cerita ibu tiga anak itu.

Dalam Walid (Heaven's Reign), Olla memerankan karakter yang cukup berbeda dari dirinya. Ia memerankan Raras Kartika, istri keempat Walid.

"Karakter aku agak sarkastik sedikit, agak merendahkan, tapi sebenarnya banyak menahan karena aku anak kiai," jelasnya.

"Aku satu-satunya dari Indonesia. Jadi semuanya ngomong bahasa Malaysia. Kalau mereka lagi kumpul, ngomong Melayu. Aku suka bilang, 'Oke guys, bisa ngomong bahasa Indonesia?'" tuturnya sambil tertawa.

Bahkan produser sempat merasa deg-degan saat pertama kali bertemu dengannya karena belum mengenal kemampuannya dalam berakting. Menariknya, adegan pertama yang dilakoni Olla bersama Walid langsung menuntut emosi tinggi. Dia mendapatkan adegan tampar-tamparan.

"Scene pertama sudah adegan tampar-menampar. Sama suamiku di situ. Chemistry belum kebangun, tapi justru bonding-nya dari situ," katanya.

Sementara itu Connie A, selaku Content Acquisition Deputy Manager VIU menjelaskan alasan pihaknya yakin melanjutkan kisah Walid ke season kedua. Menurutnya, kesuksesan musim pertama memang jadi salah satu faktor, namun bukan satu-satunya pertimbangan.

"Bicara keyakinan kita untuk lanjut ke season dua, sebenarnya ini izinkan saya mewakili temen-temen Viu Malaysia juga, karena produksi ini kan dari Viu Malaysia. Kalau bicara yakinnya kenapa, pastinya karena data itu tadi ya. Karena di season satunya memang luar biasa meledak, responsnya luar biasa, itu buktinya penonton tuh memang haus dengan cerita-cerita berani seperti ini gitu," kata Connie.

"Tapi kita itu selalu kalau mau lanjut ke season dua, apa pun seriesnya, itu bukan semata-mata karena angka, tapi memang karena ada pesan atau cerita yang pengin kita kulik lagi lebih dalem," sambungnya.

Ia menambahkan, musim kedua akan mengangkat isu yang lebih dalam soal penyimpangan keyakinan yang bertemu dengan ambisi dan kekuasaan. Connie juga menegaskan bahwa cerita yang diangkat tetap bersifat umum dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun.

"Bagaimana suatu penyimpangan keyakinan tuh bisa tumbuh lebih besar, lebih berbahaya, ketika bertemu dengan ambisi dan kekuasaan. Jadi kayaknya pesan ini perlu disampaikan dan relevansinya juga cocok sekali dengan penonton kita. That's why kita yakin untuk lanjut ke season dua," pungkas Connie A.


(fbr/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO