Weak Hero Gak Lanjut, Netflix Siapkan Pengganti
Kali ini, giliran manhwa legendaris karya Taejun Pak, Viral Hit (atau How to Fight), yang akan diangkat menjadi serial live-action.
Langkah ini dinilai strategis oleh para pengamat industri, mengingat ketidakpastian masa depan Weak Hero setelah perpindahan platform dan jeda produksi yang cukup lama usai musim keduanya.
Viral Hit diprediksi bukan sekadar pelengkap, melainkan calon suksesor yang mampu melampaui popularitas pendahulunya.
Kesamaan DNA antara Weak Hero dan Viral Hit terletak pada premis utamanya: perlawanan kaum tertindas. Namun, Viral Hit menawarkan sentuhan modern yang jauh lebih relevan dengan budaya Gen Z saat ini, yaitu monetisasi media sosial dan fenomena viral.
Jika Yeon Si Eun di Weak Hero mengandalkan kecerdasan akademis untuk berkelahi, Yoo Hobin di Viral Hit adalah remaja kurus yang harus belajar bela diri dari nol melalui kanal YouTube misterius demi biaya rumah sakit ibunya.
Baca juga: Weak Hero: Bertarung Melawan Perundungan |
Salah satu daya tarik utama serial ini adalah penggambaran teknik bela diri yang realistis. Penonton tidak hanya disuguhi baku hantam biasa, tetapi juga strategi teknis seperti bagaimana cara melawan petinju, atlet taekwondo, hingga pegulat.
Di balik aksinya, cerita ini menyentil sisi gelap dunia streaming di mana kekerasan seringkali dijadikan konten demi mendapatkan views dan uang.
Sejak Weak Hero Class 2 resmi diproduksi oleh Netflix (setelah sebelumnya di Wavve), ekspektasi penggemar sangat tinggi. Namun, dengan jadwal produksi yang padat, Netflix membutuhkan amunisi baru untuk menjaga minat audiens pada genre ini.
Kehadiran Viral Hit dianggap sebagai langkah cerdas. Dengan basis pembaca manhwa yang mencapai miliaran penayangan secara global, Netflix sudah memiliki pasar yang terjamin.
Serial ini diharapkan mampu memberikan nuansa yang sama: gelap, intens, dan memuaskan. nNamun dengan skala produksi yang lebih luas.
Meskipun Netflix masih merahasikan detail jajaran pemain utamanya, kabar yang beredar menyebutkan bahwa proyek ini akan melibatkan tim produksi yang berpengalaman dalam mengadaptasi karya-karya webtoon sukses.
Mengingat manhwa aslinya berasal dari ekosistem yang sama dengan Lookism, ada harapan besar akan adanya kualitas visual dan koreografi aksi yang papan atas.
Adaptasi live-action ini diprediksi akan mulai menyapa penonton pada kuartal kedua 2026. Ini memberikan waktu bagi Netflix untuk membangun hype yang cukup setelah perilisan musim-musim terbaru dari drakor aksi lainnya.
(ass/aay)











































