Olivia Dean Sabet Best New Artist Grammy 2026, Pidatonya Bikin Merinding
Dalam pidato kemenangannya pada Minggu (1/2) malam waktu Los Angeles, Dean menyinggung latar belakang keluarganya yang berdarah Jamaika-Guyana dari ibunya dan Inggris dari ayahnya. Ia menegaskan bahwa keberadaannya hari ini tidak lepas dari perjuangan para imigran.
"Saya tidak akan bisa ada di sini bila bukan dari seorang imigran," kata Dean.
"Saya adalah produk dari orang-orang yang berani, mereka harus dirayakan."
Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang Grammy 2026 |
Perjalanan Olivia Dean menuju Grammy ini sebenarnya sudah kelihatan sejak awal. Ia debut lewat album Messy pada 2023, lalu lanjut dengan album The Art of Loving pada 2025.
Namanya makin melejit setelah single So Easy dari album keduanya sukses mendominasi tangga lagu di Inggris dan Amerika Serikat.
Lagu So Easy yang ia tulis bareng Amy Allen, John Ryan, dan Max Wolfgang menuai banyak pujian kritikus. Performa Dean juga bikin banyak pengamat yakin piala Grammy cuma soal waktu, terutama di kategori Best New Artist.
Baca juga: Lantang! Billie Eillish Kecam ICE |
Bukan cuma So Easy, Olivia Dean juga sempat memuncaki tangga lagu Inggris lewat Nice to Each Other dan Lady Lady. Penyanyi kelahiran 14 Maret 1999 ini bahkan mencatat sejarah sebagai solois perempuan pertama yang punya empat single sekaligus di Top 10 chart Inggris.
Buat kamu yang baru kenal namanya, kemenangan ini jadi bukti kalau Olivia Dean bukan sekadar pendatang baru biasa. Grammy 2026 jadi tanda bahwa era Olivia Dean resmi dimulai.
(dar/dar)











































