Cerita Gwyneth Paltrow Dipecat Usai Cerai dari Chris Martin

Asep Syaifullah
|
detikPop
US actress Gwyneth Paltrow attends the traveling exhibition Solaire Culture in celebration of Veuve Cliquots 250th anniversary in Beverly Hills, California, October 25, 2022. (Photo by Lisa OCONNOR / AFP) (Photo by LISA OCONNOR/AFP via Getty Images)
Foto: AFP via Getty Images/LISA O'CONNOR
Jakarta - Sudah jatuh tertimpa tangga mungkin jadi peribahasa yang cocok untuk kisah hidup Gwyneth Paltrow. Siapa sangka ternyata ia pernah mengalami kesedihan bertubi-tubi termasuk dalam kariernya di dunia film.

Pada 2014, rumah tangganya dengan Chris Martin hancur dan keduanya memutuskan untuk berpisah. Hal ini jadi sorotan panas media-media. Akibatnya, pihak distributor film merasa citra Paltrow saat itu terlalu berisiko bagi proyek mereka.

"Aku seharusnya membintangi sebuah film, dan itu terjadi tepat setelah masalah 'conscious uncoupling' dengan Chris. Ada banyak pemberitaan kasar di media," ungkap Paltrow.

"Aku rasa pihak distributor merasa ini (citraku) mungkin terlalu berisiko untuk dibawa."

Aktris berusia 53 tahun ini juga melontarkan kalimat sarkasme saat mengenang masa sulit tersebut. Dia harus kehilangan pekerjaan di tengah beban emosional perceraiannya.

"Jadi itu sangat luar biasa, karena aku sedang proses cerai dan kemudian aku dipecat. Benar-benar momen yang sangat 'menyenangkan'," tambahnya dengan nada sarkastik.

Lebih dari satu dekade kemudian, pendiri Goop ini mengaku akhirnya memahami mengapa publik begitu marah dengan istilah 'conscious uncoupling'.

Ia menyadari bahwa bagi orang-orang yang mengalami perceraian menyakitkan, istilah tersebut terdengar seperti sebuah penghakiman bahwa cara mereka bercerai adalah hal yang salah.

"Jika orang tuamu atau kamu sendiri mengalami perceraian yang buruk, lalu kamu mendengar ide bahwa perceraian tidak harus dilakukan dengan cara (buruk) seperti itu, pembelajaran implisitnya adalah, 'Oh, sial. Berarti mereka bilang aku melakukan sesuatu yang salah'," jelasnya.

Meskipun sempat kehilangan peran tersebut, karier Paltrow terbukti tetap kokoh. Ia tetap menjadi bagian besar dari Marvel Cinematic Universe sebagai Pepper Potts dan kini sedang mendapatkan banyak pujian lewat film terbarunya, Marty Supreme, di mana ia beradu akting dengan Timothée Chalamet.

Hubungannya dengan Chris Martin pun tetap berjalan sangat baik sebagai rekan pengasuhan (co-parenting) bagi kedua anak mereka, Apple (21 tahun) dan Moses (19 tahun).

Paltrow memang tidak menyebutkan secara spesifik judul film apa yang memecatnya saat itu, namun pengakuannya ini membuka diskusi baru tentang bagaimana kehidupan pribadi aktor bisa sangat mempengaruhi keputusan studio di balik layar.


(ass/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO