Dunia manga kembali berduka. Komikus legendaris asal Jepang, Tetsuya Chiba, dilaporkan meninggal dunia pada usia 87 tahun.
Sosok di balik mahakarya manga tinju ikonik Ashita no Joe tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada 22 Oktober 2026 di Tokyo, Jepang. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh penerbit Kodansha yang selama ini menaungi karya-karya besarnya.
Kodansha mengabadikan jasa Tetsuya Chiba selama 46 tahun terakhir melalui ajang penghargaan Tetsuya Chiba Award untuk menjaring bakat-bakat seniman manga muda. Mereka menegaskan bahwa dedikasi serta kontribusi Master Chiba terhadap industri manga sungguh tak tergantikan.
"Tak terhitung berapa banyak komikus pemula yang meresapi kata-kata Master Chiba saat mereka memulai langkah menjadi profesional, dan banyak di antara mereka yang masih aktif hingga hari ini," tulisnya dalam pernyataan resmi.
Tetsuya Chiba juga pernah mencatatkan sejarah sebagai seniman manga pertama yang dianugerahi Order of Culture (Penghargaan Kebudayaan), salah satu kehormatan kebudayaan tertinggi dari pemerintah Jepang. Ia menerima hal itu pada 2024.
Tetsuya Chiba sendiri lahir di Tokyo pada 1939. Ia memulai karier profesionalnya sejak 1956 dan menandai debut majalah pada 1958 lewat karya Butokai no Shojo.
Lalu Tetsuya Chiba menjadi fenomena berkat Ashita no Joe. Diterbitkan secara berseri mulai tahun 1968, kisah petinju underdog Joe Yabuki ini sukses besar dan memantapkan genre manga olahraga (shonen sports) sebagai salah satu genre utama di Jepang.
Selain Ashita no Joe, Tetsuya Chiba juga melahirkan karya-karya berpengaruh lain seperti Ore wa Teppei dan Notari Matsutaro yang mengangkat tema gulat sumo.
Netizen ramai mengutarakan duka dan doa untuk Tetsuya Chiba.
"RIP legend," komen kopazosnozaman77.
"The best boxing anime i ever watch. RIP to the creator," sahut yang lainnya.
Simak Video "Video: One Punch Man Season 3 Jadi Anime Terburuk 2025!"
(mau/pus)