Round Up

Mantan Asisten Ungkap Tabiat Russell Brand: Punya Nafsu Seksual Luar Biasa

Mauludi Rismoyo
|
detikPop
(FILES) British actor and comedian Russell Brand departs Westminster Magistrates Court in London on May 2, 2025. UK police said two new charges, of rape and sexual assault, had been issued on December 23, 2025 against British comedian and actor Russell Brand. (Photo by BENJAMIN CREMEL / AFP)
Mantan Asisten Ungkap Tabiat Russell Brand: Punya Nafsu Seksual Luar Biasa. (Foto: AFP/BENJAMIN CREMEL)
Jakarta - Persidangan kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret komedian terkenal asal Inggris, Russell Brand, kembali menyita perhatian publik. Mantan asisten pribadinya, Helen Berger, hadir memberikan kesaksian di Pengadilan Southwark Crown terkait perilaku sang komedian di masa lalu.

Dalam persidangan tersebut, Helen membeberkan bahwa Russell Brand memiliki nafsu seksual yang luar biasa. Ia menjabarkan soal perilaku di luar batas dari mantan bosnya.

Pertama, Russell Brand disebut sering hanya mengenakan pakaian dalam atau bertelanjang dada di rumah, bahkan saat menerima tamu wawancara seperti aktris Sadie Frost. Lalu ia kerap berhubungan intim siang dan malam serta memanfaatkan platform Myspace untuk mencari wanita secara acak.

Helen menyebut bahwa perilaku buruk si artis kerap dinormalisasi dan dimaklumi oleh orang-orang di sekelilingnya. Ia juga menjelaskan bekerja sebagai asisten pribadi Russell Brand pada periode Juni 2006 hingga Februari 2007, masa di mana popularitas komedian tersebut berada di puncaknya.

Helen resign sebagai asisten pribadi Russell Brand karena ritme kerjanya sangat melelahkan dan muak melihat situasi di lingkungan kerjanya.

"Meskipun saya pernah bekerja dengan selebritas lain dan melihat banyak orang menormalisasi perilaku buruk, situasi ini berada di level yang berbeda," ujar Helen dalam pernyataan tertulisnya, melansir dari The Guardian, Selasa (27/10/2026).

Meski membeberkan deretan perilaku buruk tersebut, Helen menyatakan tidak pernah melihat Russell Brand melakukan tindakan yang melanggar hukum secara langsung. Namun, ia menegaskan bahwa mantan bosnya itu memang kerap memperlakukan wanita dengan buruk.

Selain kesaksian sang mantan asisten, persidangan juga mendengarkan keterangan dari seorang manajer wanita. Saksi mengungkapkan bahwa korban, yang mengaku dilecehkan oleh Brand pada 2009 di Channel 4, sempat dipaksa oleh rekan kerja Brand untuk memberikan pijatan, sementara yang lainnya menonton dan menertawakan kejadian tersebut.

Saat ini, Russell Brand (51) menghadapi total tujuh dakwaan yang mencakup tiga tuduhan pemerkosaan, tiga tuduhan pelecehan seksual, dan satu tuduhan pelecehan tidak senonoh terhadap enam wanita berbeda dalam kurun waktu 1999-2009. Hingga kini, ia secara tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan persidangan masih terus bergulir.

(mau/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO