Selma Blair Ditangkap di Bandara JFK Usai Diduga Serang Awak Kabin Pesawat
Dilansir dari The Guardian, otoritas Port Authority of New York and New Jersey menyatakan bahwa petugas merespons panggilan darurat sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
Laporan tersebut menyebutkan adanya penumpang yang melakukan kekerasan fisik di atas penerbangan Delta 938 yang baru saja tiba dari Los Angeles (LAX) dan terparkir di gerbang bandara.
Akibat insiden ini, aktris berusia 54 tahun tersebut langsung diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani evaluasi medis.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa dua pramugari mengalami luka-luka. Salah satunya turut dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan atas kasus ini kini juga melibatkan Biro Investigasi Federal (FBI) yang berwenang menangani tindak kriminal di dalam penerbangan.
Di sisi lain, juru bicara maskapai Delta Air Lines menegaskan bahwa pihak maskapai menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap perilaku tidak tertib atau melanggar hukum. Bagi mereka keselamatan penumpang dan kru selalu menjadi prioritas utama.
Kendati demikian, pihak maskapai memastikan insiden ini tidak mengganggu jadwal kedatangan pesawat secara keseluruhan.
Meskipun pernyataan resmi dari otoritas belum merinci bentuk tindakan yang dilakukan, sejumlah media melaporkan bahwa Blair diduga sempat memukul seorang pramugari, menggigit pramugari lainnya, serta mencoba membuka pintu pesawat saat penerbangan berlangsung.
Rekaman audio komunikasi pengatur lalu lintas udara turut mengungkap keterangan dari sang pilot yang melaporkan adanya luka ringan berupa hidung berdarah serta bekas gigitan pada korban. Pilot sempat meminta petugas medis untuk bersiaga di gerbang kedatangan guna menangani korban cedera.
Sementara itu, perwakilan atau humas Selma Blair memberikan klarifikasi kepada The Hollywood Reporter.
Menurut mereka, insiden tersebut dipicu oleh keadaan darurat medis yang dialami sang aktris.
"Selma mengalami keadaan darurat medis yang memicu perilaku tersebut. Setibanya di bandara, ia langsung mendapatkan penanganan medis dan kini berada dalam kondisi stabil," ujar juru bicaranya.
Insiden ini bukan yang pertama kalinya bagi bintang film Cruel Intentions dan Legally Blonde tersebut. Pada 2016 silam, ia juga pernah dilaporkan berteriak histeris dan harus dievakuasi menggunakan tandu dalam penerbangan menuju Los Angeles dari Meksiko.
Saat itu, Blair menyampaikan permintaan maaf publik dan mengaku bahwa insiden tersebut terjadi akibat efek samping pencampuran alkohol dengan obat-obatan yang membuatnya hilang kesadaran.
Selain kariernya di dunia akting, Selma Blair juga dikenal publik atas perjuangannya menghadapi diagnosis penyakit multiple sclerosis (MS) sejak 2018, serta berbagai momen kontroversi dan aksi sosialnya dalam beberapa tahun terakhir.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
