Phil Collins Ungkap Lily Collins Pernah Takut Kehilangan Sang Ayah

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Phil Collins dan Lily Collins
Foto: Instagram @lilyjcollins
Jakarta - Phil Collins kembali buka-bukaan soal masa kelamnya saat berjuang melawan kecanduan alkohol. Musisi berusia 75 tahun itu mengungkap reaksi sang putri, aktris Lily Collins, yang ternyata sempat takut kehilangan dirinya untuk selamanya.

Hal itu diceritakan Phil saat tampil di Piers Morgan Uncensored pada 2 Oktober. Ia mengungkap momen emosional ketika anak-anaknya mengenang masa-masa saat kondisi kesehatannya begitu mengkhawatirkan.

Phil mengatakan anak-anaknya sempat merasa takut tak akan bisa bertemu dengannya lagi. Salah satu yang paling emosional adalah Lily Collins.

"Sangat menyenangkan mendengar cerita mereka tentang bagaimana mereka takut tidak akan bertemu saya lagi," ujar Phil dilansir detikcom pada Minggu (4/10/2026).

"Dan Lily, misalnya, dia langsung menangis karena sekarang dia punya anak," lanjutnya.

Lily kemudian mengungkapkan ketakutannya saat sang ayah berada dalam kondisi kritis. Menurut Phil, Lily pernah berpikir anaknya sendiri mungkin tidak akan sempat mengenal sang kakek.

"Dia berkata, 'Saya tidak pernah menyangka anak saya akan mengenal kakeknya,'" tutur Phil.

Ucapan Lily tersebut membuat Phil ikut terharu. Apalagi kini Lily sudah memiliki seorang putri bernama Tove, yang berusia 20 bulan, dari pernikahannya dengan Charlie McDowell.

"Itu sangat menyentuh, sangat mengharukan," kata Phil.

Momen tersebut terjadi ketika keluarga Phil berkumpul di London untuk merayakan perjuangannya melewati masa sulit. Phil bersama anak-anaknya menginap di sebuah hotel selama empat hari saat Natal.

Bagi pelantun In the Air Tonight itu, kebersamaan tersebut terasa sangat spesial.

"Itu adalah hal yang monumental," tegasnya.

Phil Collins sebelumnya mengalami masa yang sangat berat akibat masalah kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan minum alkoholnya selama bertahun-tahun.

Pada akhir 2023, ia sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Swiss. Selama sekitar tujuh bulan menjalani perawatan, kondisinya bahkan pernah mengharuskannya menggunakan alat bantu pernapasan.

Manajer Phil kemudian meminta anak-anaknya datang ke Swiss untuk menemani sang ayah. Saat itu, keluarga harus menghadapi kemungkinan terburuk karena kondisi kesehatan Phil terus memburuk.

"Karena ada beberapa keputusan yang harus dibuat tentang 'Apakah kita akan tetap mempertahankan Phil dengan alat bantu pernapasan?' semacam itu," kata Phil kepada The Sunday Times dalam wawancara pada Agustus.

"Ginjal saya mulai bermasalah, organ-organ saya mulai macet. Orang-orang datang untuk mengucapkan selamat tinggal," sambungnya.

Phil sebelumnya juga mengungkapkan bahwa kebiasaan minum alkohol di masa lalu telah menyebabkan kerusakan pada ginjalnya.

Kini, ia mengaku sangat bersyukur bisa melewati masa kritis tersebut. Phil juga memastikan dirinya sudah berhenti mengonsumsi alkohol.

"Sangat beruntung bisa pulih dari kondisi tersebut. Tak perlu dikatakan lagi, saya belum minum alkohol sejak saat itu," pungkas Phil.

(fbr/ass)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO