Round-Up
Ultimatum Ferry Juan soal Yusuf Kartiko dan Zarima
Nama Yusuf Kartiko yang belakangan menjadi sorotan publik usai memberikan kesaksian terkait kasus Betrand Peto. Yusuf Kartiko dituduh memakai narkoba.
Tak tinggal diam melihat tuduhan tersebut, Ferry Juan resmi melaporkan akun-akun penyebar fitnah ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Ferry Juan menegaskan bahwa narasi yang dihembuskan oleh akun-akun tersebut sepenuhnya merupakan berita bohong yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan kredibilitas Yusuf Kartiko sebagai saksi. Menurutnya, tuduhan penggunaan obat-obatan terlarang adalah bentuk pembunuhan karakter yang sangat serius.
"Kami sudah resmi membuat laporan polisi terhadap akun-akun yang menuduh dan menyebarkan fitnah bahwa Yusuf Kartiko memakai narkoba. Ini jelas tuduhan keji tanpa bukti dan sangat merugikan," tegas Ferry Juan saat ditemui usai membuat laporan.
Ia menjelaskan bahwa tes medis dan rekam jejak Yusuf Kartiko membuktikan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar. Ferry berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas pemilik akun-akun tersebut agar memberikan efek jera terhadap perilaku cyberbullying dan penyebaran hoaks.
Selain memproses tuduhan narkoba, Ferry Juan juga menyampaikan pesan terbuka dan imbauan keras kepada warganet serta media agar tidak menyeret nama Ratu Ekstasi era 90-an, Zarima Mirafsur, dalam persoalan ini.
Ferry merasa gusar karena nama Zarima terus-menerus disinggung dan dikaitkan oleh netizen sejak Yusuf Kartiko, putranya, muncul di hadapan publik memberikan kesaksian dalam kasus Betrand Peto.
"Saya minta dengan sangat, tolong jangan senggol-senggol atau bawa-bawa nama Zarima lagi. Kasihan, Zarima tidak ada hubungannya sama sekali dengan masalah ini maupun kesaksian Yusuf Kartiko untuk Betrand Peto," ujar Ferry.
Ia menegaskan bahwa Zarima saat ini sedang fokus menjalani kehidupannya dengan tenang dan tidak ingin diganggu oleh spekulasi liar publik yang dibuat-buat.
Ferry meminta semua pihak untuk menghormati privasi Zarima dan tetap fokus pada inti perkara hukum yang sedang ditangani terkait kasus Betrand Peto tanpa harus melebar ke mana-mana.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
