Sepeninggal musisi Ozzy Osbourne yang meninggal pada 2025, Kelly Osbourne ngaku sulitnya menghadapi sorotan publik karena bentuk tubuhnya. Ia masih merasakan duka yang mendalam.
"Saya gak benar-benar bisa menghadapinya, kondisi saya saat itu gak baik," katanya dalam sebuah wawancara dengan Hello, Selasa (1/9/2026).
"Bagaimana mungkin seseorang bisa menghadapi hal sekejam itu saat kondisinya sangat terburuk," tegasnya.
Terlepas dari sorotan negatif sejak tahun lalu, perempuan berusia 41 tahun ini berhasil menunjukkan kemajuan dalam kesehatannya.
Ia berkomentar, "Kondisi saya jauh lebih baik. Saya mendapatkan semua bantuan yang saya butuhkan. Saya bersyukur atas dukungan yang ada dalam hidup saya."
Kelly pun pindah kembali ke Inggris dari Los Angeles. Ia ngaku perpindahan ini membantunya kembali sehat dan bisa membenahi pikiran dan tubuhnya.
"Kamu harus membenahi pikiran terlebih dahulu sebelum bisa membenahi tubuh. Ini adalah proses yang lambat. Butuh waktu bagi saya. Saya gak akan pulih dalam sehari. Saya gak akan sembuh hanya dalam satu sesi terapi. Ini adalah upaya seumur hidup yang harus saya jalani dan terus saya lakukan sepanjang sisa hidup saya," tegasnya.
Seperti yang ia ungkapkan, "Saya mulai mengenal diri sendiri dengan cara yang benar-benar baru, namun jauh lebih sehat."
Kini, bintang reality show ini punya alasan untuk memikirkan kondisi kesehatannya khususnya setelah punya anak berusia 3 tahun bernama Sidney. "Aku punya banyak alasan untuk terus melangkah. Aku punya putra kecilku, dan dialah yang membuatku jadi orang paling bahagia di dunia," tukasnya.
Simak Video "Video: Apakah Video Game Punya Pengaruh Besar Terhadap Agresi?"
(tia/pus)