Round Up
Warisan Chadwick Boseman Senilai Jutaan Dolar Jadi Sengketa Keluarga
Dikutip dari TMZ, Kevin dan Derrick menilai Taylor tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka mengklaim pengelolaan warisan Chadwick tak kunjung selesai dan keluarga besar Boseman tidak pernah mendapat informasi yang jelas mengenai perkembangan aset tersebut.
Padahal, pada 2022 pengadilan telah memutuskan bahwa orang tua Chadwick, Leroy dan Carolyn Boseman, berhak atas 50 persen harta warisan. Sementara 50 persen sisanya dikelola Taylor karena Chadwick meninggal tanpa meninggalkan surat wasiat.
Namun menurut Kevin dan Derrick, hampir empat tahun setelah putusan itu, pembagian aset belum juga rampung. Mereka menuding Taylor masih mengendalikan seluruh harta peninggalan seorang diri.
Warisan Chadwick sendiri mencakup royalti dan residual film, hak atas nama serta citranya, hak kekayaan intelektual, investasi, polis asuransi, rekening bank, hingga barang-barang pribadi. Kakak Chadwick mengaku keluarga juga tidak mengetahui kondisi aset, termasuk dana lebih dari US$3 juta atau sekitar Rp54 miliar yang tersimpan di sejumlah rekening.
Mereka juga menuding Taylor belum memindahkan polis asuransi perawatan jangka panjang kepada ibu Chadwick, belum membagikan dana dari rekening bank, serta belum melaporkan pembayaran residual SAG-AFTRA yang diterima setelah sang aktor meninggal.
Kevin dan Derrick menilai keterlambatan itu membuat orang tua mereka kehilangan hak atas sejumlah dana dan manfaat asuransi. Mereka juga mengaku kehilangan peluang bisnis yang berkaitan dengan nama dan warisan Chadwick Boseman.
Lewat pengajuan terbaru, keduanya meminta pengadilan mencopot Taylor secara permanen sebagai administrator warisan dan menggantikannya dengan pengacara Jason Rubin. Mereka juga meminta Taylor menyerahkan laporan lengkap pengelolaan aset dalam waktu 30 hari serta membatasi dirinya menandatangani kontrak baru yang berkaitan dengan warisan Chadwick tanpa persetujuan keluarga.
Chadwick Boseman meninggal dunia pada 28 Agustus 2020 di usia 43 tahun akibat komplikasi kanker usus besar. Penyakit itu diketahui telah ia perjuangkan secara diam-diam selama empat tahun sebelum akhirnya berpulang.
