×
Ad

Kylie Jenner Digugat Mantan ART, Dituduh Cuek soal Rasisme di Tempat Kerja

Atmi Ahsani Yusron - detikPop
Rabu, 22 Apr 2026 14:01 WIB
Foto: Getty Images/Scott Garfitt
Jakarta -

Kylie Jenner kena tampol mantan asisten rumah tangga nih. Masalahnya sampai masuk ke ranah hukum.

Pacar Timothée Chalamet itu dituduh gagal dalam mendengarkan masalah dan komplain mantan ART-nya yang menerima tindakan rasis dan bullying di tempat kerja.

Dilansir dari TMZ pada Rabu (22/4/2026), mantan asisten rumah tangga Kylie Jenner bernama Angelica Vasquez membuat gugatan terhadap dua kepala ART bernama Patsy dan Elsi.

Dalam laporannya, Angelica Vasquez menceritakan kronologi permasalahan. Dia tadinya bekerja di rumah Kardashians di Beverly Hills, California, pada September 2024. Seminggu kemudian dia dipindahkan ke kediaman Kylie Jenner di Hidden Hills.

Di sana, dia bekerja di bawah pantauan Patsy dan Elsi. Sayangnya masa-masa Angelica Vasquez bekerja di Hidden Hills gak mulus. Dia mengaku dimusuhi dan dikucilkan.

"Patsy mempertanyakan kehadiran Angelica, memaksanya untuk menunggu dengan seorang petugas keamanan, menegaskan kalau kehadirannya gak diinginkan," begitu kutipan dari dokumen gugatan yang ajukan Angela.

Gak berhenti sampai di situ, Angela juga ngaku setelah mulai bekerja dia selalu dikasih pekerjaan paling sulit. Bahkan tugas-tugas yang gak pernah mau dilakukan oleh orang lain.

Belum lagi soal ras dan diskriminasi. Angela Vasquez mengaku sering mendapat intimidasi gegara aksen bicaranya.

"Dikecualikan dari tim pekerja, dikecilkan di depan publik, dipermalukan di hadapan rekan kerja karena ras, bangsa, dan agama; mengarah ke intimidasi dan perlakuan yang merendahkan," lanjut dokumen itu.

Pengalaman buruk ini membuat Vasquez geram dan melaporkan Patsy dan Elsi. Nama Kylie Jenner tercantum dalam laporan karena dinilai gagal mendengarkan masalah dan memberi solusi dalam konflik pekerja di rumahnya.

Vasquez juga mengaku mengalami gejolak mental karena hal ini. Dia didiagnosa PTSD (post-traumatic stress disorder) yang datang dengan kecemasan berlebih setelah bekerja di lingkungan yang gak suportif.

Dia cabut dari kerjaan itu pada Agustus 2025. Sekarang Vasquez menuntut ganti rugi atas upah yang belum dibayar, penderitaan emosional, dan lainnya, serta ganti rugi hukuman.




(aay/dar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork