Angelina Jolie udah siap menempuh hidup baru. Kali ini di luar Amerika Serikat. Bintang Eternals itu gak sabar mau cabut dari tempat tinggalnya sekarang di Los Angeles.
Salah satu alasannya memang karena kondisi Amerika Serikat sekarang lagi jelek banget. Banyak yang mutusin buat cabut kayak sutradara James Cameron sampai Kristen Stewart.
Tapi yang bikin Jolie fix mutusin buat ninggalin AS dalam waktu dekat adalah anak-anaknya. Kini dua anak kembarnya yang paling muda, Vivienne dan Knox, akan memasuki usia dewasa.
Selama ini mantan istri Brad Pitt itu setia dan selalu ada untuk anak-anaknya. Kini tanggung jawab itu udah gak lagi membebani, dia pun akhirnya bebas untuk bisa cabut dari Los Angeles dan Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara dengan People, dilansir dari Fox News, Angelina Jolie gak pernah mau menetap di Los Angeles. Tapi karena anak-anaknya masih belum dewasa dan harus berbagi tanggung jawab dengan Brad Pitt, dia mesti tinggal.
Pada bulan Juli nanti Vivienne dan Knox akan berusia 18 tahun. Jolie pun mulai mencari-cari lokasi hidup yang baru.
"Dia lagi lihat-lihat beberapa lokasi di luar negeri. Dia akan sangat senang bisa meninggalkan Los Angeles," kata seorang sumber kepada media.
Dalam sebuah wawancara bulan September lalu, Angelina Jolie sempat mengutarakan gimana dia sekarang gak lagi mengenali Amerika. Apalagi disusul deretan masalah sosial politik di kepemimpinan Donald Trump.
"Aku cinta negaraku, tapi saat ini, aku tidak mengenali negaraku," katanya ketika menghadiri San Sebastián Film Festival di Spanyol.
"Aku selalu hidup di lingkungan internasional, keluargaku internasional, teman-temanku, hidupku... Pandangan duniaku adalah setara, bersatu, dan internasional. Apa pun di mana pun yang memecah belah atau membatasi ekspresi pribadi dan kebebasan siapa pun, menurutku, sangat berbahaya," tegasnya.
Angelina Jolie bertahun-tahun vokal mengkritik Amerika Serikat. Tulisannya bahkan pernah dimuat di The New York Times pada tahun 2017, tegas mengejek dan menolak aturan imigrasi Trump.
Saat itu dia menegaskan soal keinginan untuk melihat Amerika aman. Tapi aturan yang dibuat oleh Trump menurutnya akan menimbulkan lebih banyak keburukan daripada kebaikan.
"Kita dapat mengelola keamanan kita tanpa menganggap warga negara dari seluruh negara, bahkan bayi, tidak aman untuk mengunjungi negara kita karena faktor geografis atau agama," tulis Jolie kala itu.
(aay/pus)