Takut Raja Charles Murka, Harry Peringatkan Meghan Markle Soal Bisnis Barunya
Kabarnya, Harry sedang dibuat pusing karena keinginan Meghan untuk mengekspansi bisnisnya ke Inggris. Masalahnya, Meghan Markle berniat meluncurkan produk selainya di tanah kelahiran Harry.
Hal ini dianggap sebagai tantangan terbuka terhadap merek Highgrove milik Raja Charles yang sudah lama menjual koleksi selai dan pengawet buah premium. Harry merasa langkah ini bisa merusak rencananya untuk berdamai dengan sang ayah.
Seorang sumber internal mengungkapkan Harry sangat berharap istrinya bisa mengerem ambisi bisnisnya tersebut demi menjaga perasaan sang Raja.
"Harry berharap Meghan bisa mundur sejenak dan melihat ini secara realistis. Dari sudut pandangnya, bisnis selai ini tidak akan pernah menjadi tambang emas seperti yang dipikirkan Meghan," kata sumber tersebut kepada Heat World.
Pangeran Harry juga disebut tidak habis pikir kenapa selai harus menjadi bagian utama dari branding Meghan. Padahal, masih banyak peluang bisnis lain yang jauh lebih menguntungkan dan tidak perlu memicu konflik dengan keluarga kerajaan.
Meskipun begitu, tampaknya Meghan sudah membulatkan tekadnya. Ia sama sekali tidak berniat untuk sekadar tes ombak, melainkan ingin langsung melakukan ekspansi besar-besaran secara global.
"Meghan benar-benar yakin ini adalah momen yang tepat untuk go big. Dia tidak hanya bicara soal mencoba-coba, dia bicara tentang ekspansi global," tambah sumber tersebut.
Baca juga: Keanu Reeves Jadi John Wick Lagi |
Ibu dari Archie dan Lilibet ini percaya ada potensi uang yang sangat besar di luar negeri, terutama di pasar Eropa dan Asia. Meghan dikabarkan sudah menyiapkan stok produk yang melimpah dan siap untuk segera memasarkannya secara luas.
Melihat kerasnya keinginan dari Meghan, Harry dikabarkan terus memberikan peringatan. Baginya, berhadapan langsung dengan bisnis sang ayah di wilayah Inggris adalah citra yang sangat buruk bagi publik.
"Harry sudah memperingatkan Meghan bahwa menantang ayahnya secara langsung di markasnya sendiri (Inggris) bisa memberikan kesan yang mengerikan. Apalagi saat ini Harry sedang berada di titik yang sangat sensitif untuk mencari jalan damai," pungkasnya.
(ahs/ass)











































